16 Satwa Liar Dilepas, Kadis Pariwisata Soppeng Berharap Bisa Berkembang Biak

16 Satwa Liar Dilepas, Kadis Pariwisata Soppeng Berharap Bisa Berkembang Biak

SOPPENG,UPEKS.co.id— Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Selatan melepas 16 satwa liar yang dilindungi ke Kawasan Konservasi Wisata Alam Lejja Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng.

Selain 16 satwa jenis Julan Sulawesi (Rhyticeras), juga dilepas 10 ekor Kringkin bukit (PrionitasPlatury) 1 ekor dan Prikici dora (Tricholusus otaney).

Bacaan Lainnya
 

Kabid KSDA Wilayah II Parepare, Ahmad Yani mengatakan, satwa jenis burung ini dilepas di hutan bebas dalam rangka melestarikan hewan tersebut. Karena jika tinggal di kandang tidak terurus dengan baik, tidak bisa berkembang biak. 

“Ini juga sama halnya dengan manusia. Kalau di penjara biar dikasih makan enak, kandangnya dari emas tapi terkurung maka tidak bisa juga berkembang biak,” kata Ahmad Yani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Soppeng, Hj. Andi Nurlina juga mengatakan, dengan dilepasnya satwa yang dilindungi khususnya di Kabupaten Soppeng, diharapkan bisa berkembang biak.

“Kami selaku Dinas Pariwisata sangat mendukung kegiatan seperti ini sehingga satwa-satwa yang ada di Kabupaten Soppeng bisa terjaga dan terpelihara, tidak punah dan bisa dinikmati nanti oleh anak cucu kita,” harapnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng melalui Kepala Seksi Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng, Baba.

“Tentu kita berterima kasih karena adanya kegiatan seperti ini. Sehingga tidak hanya kelelawar saja tetapi ada beberapa satwa lain yang hidup di Kabupaten Soppeng. Kami juga mengharapkan seandainya bisa ditempatkan di permandian alam dan tentu itu bisa jadi daya tarik bagi pengunjung di Lejja,” harapnya. (Min)