Wabup Torut Tekankan OPD Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

Wabup Torut Tekankan OPD Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
BERSAMA KELUARGA. Anggota DPR RI Muhammad Fauzi bersama Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan kedua anaknya di rumah jabatan Bupati Luwu Utara. IST

TORUT,UPEKS.co.id— Forum Kabupaten Sehat melaksanakan Rapat Evaluasi dalam rangka penanganan stunting Kabupaten Toraja Utara. 

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, didampingi Kepala Bappeda Yohanes Rerung, dan seluruh OPD terkait.

Bacaan Lainnya

Rapat Evaluasi membicarakan beberapa hal mengenai penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Toraja Utara, yang diselenggarakan diruang pola Kantor Gabungan Dinas Marante, Senin 14 November 2022. 

Wabup Toraja Utara, Frederik V. Palimbong mengutarakan segala sesuatu dan pekerjaan harus dilaksanakan dengan metode manajemen yang baik, jangan tiba masa tiba akal akan tetapi diperlukan koordinasi dan duduk bersama bagaimana memikirkan daerah ini”, kata Wabup Torut.

Lanjutnya, sebanyak Rp2.7 Triliun Negara ini menganggarkan biaya sebesar itu untuk Arsitektur Kesehatan, transformasi digital dan energi, seperti batu bara, pasokan gas, listrik, dan lain-lain, yang di prioritaskan untuk pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia, “ujar Frederik.

Berbicara mengenai penanganan stunting tentu sudah ada kriteria yang telah di tentukan, jumlah kasus tertinggi di Kabupaten Toraja Utara berada di kecamatan Rindingallo sebanyak 59 kasus stunting, tetapi resiko tertinggi stunting dan kemiskinan ekstrem berada di kecamatan Sa’dan, disusul Kecamatan Buntu Pepasan, khusus untuk menangani kasus stunting tentu ada dinas terkait melaksanakan intervensi penanganan stunting dengan cara penanganan langsung dan sosialisasi, “tambahnya.

Menyangkut dengan data, sebanyak 4000 orang mengalami kemiskinan ekstrem di Kabupaten Toraja Utara, terkadang ada kebijakan yang dibuat tak sesuai fakta di lapangan sehingga kepada seluruh OPD terkait apabila ingin merancang sebuah program tentu harus dilaksanakan berdasarkan fakta dilapangan sebelum memprogramkan sebuah kebijakan agar tepat sasaran.

“Kabupaten Toraja Utara harus Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan sebab ini adalah salah satu syarat untuk penilaian Kabupaten Sehat, mengenai stunting” kunci Wabup Toraja Utara. (far)