Tayang Spesial di Tujuh Kota, Makassar Sambut Pemeran Film Sri Asih

Tayang Spesial di Tujuh Kota, Makassar Sambut Pemeran Film Sri Asih

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan, Film jagoan “Sri Asih” menyiapkan program penayangan spesial menyambangi tujuh kota terpilih. 

Salah satunya di kota Makassar, para pemeran film “Sri Asih” diantaranya Dimas Anggara, Jefri Nichol, Pevita Pearce dan Reza Rahadian menyapa masyarakat Makassar pada acara “Makassar Menyambut Sri Asih” di Ramayana Mtos Makassar, Sabtu, 12 November 2022.

Bacaan Lainnya
 

Tujuh kota dan bioskop yang akan melangsungkan penayangan spesial serentak “Sri Asih” pada 12 November antara lain, Makassar di Panakukkang XXI, Jakarta di Plaza Senayan, Bekasi di Summarecon Mall, Bandung di Trans Studio Mall, Yogyakarta di Jogia City Mall, Medan di Ringroad Citywalks XXI, Surabaya di Tunjungan 5.

Syarat dan ketentuan mengikuti penayangan spesial film “Sri Asih” antara lain, tiket hanya bisa dibeli di tempat pemutaran mulai satu jam sebelum waktu penayangan. 

Lalu, pembelian tiket dilakukan dengan metode tunai atau non tunai. Selanjutnya, setiap penonton akan mendapatkan collectible tickets yang hanya akan didapatkan pada penayangan spesial. Kemudian, penonton harus membawa salah satu atribut selendang/kain panjang atau sarung tinju merah. 

Terakhir, tiket penayangan spesial ini jumlahnya terbatas. Penonton dapat menonton lebih dahulu dari penayangan reguler pada tanggal 17 November.

Sri Asih sebelumnya sempat muncul di film “Gundala” arahan Joko Anwar pada tahun 2019. Jagat Sinema Bumilangit berlanjut kisahnya dalam film “Sri Asih”. 

Pemeran utama dari film Sri Asih yaitu Pevita Pearce yang menjadi Alana. Alana tak mengerti kenapa ia selalu dipengaruhi amarah, tapi ia selalu berusaha melawannya. Memasuki usia dewasa, Alana menemukan fakta mengenai asalnya: ia bukan perempuan biasa. 

la mungkin adalah berkah untuk kemanusiaan dan menjadi pelindungnya sebagai Sri Asih. Atau ia bisa juga menyebabkan kehancuran bagi dunia, jika ia tak bisa mengontrol amarahnya.

Upi, sutradara dan penulis skenario dari “Sri Asih” mengatakan antusiasmenya untuk menampilkan Sri Asih ke layar lebar.

“Film ini pengerjaannya lebih dari 2 tahun. Kami persiapkan sebaik-baiknya. Bukan hanya dari teknis, tapi juga penceritaanya. Saya sangat tidak sabar untuk merilisnya ke publik,” katanya.

Joko Anwar, produser juga penulis skenario dari “Sri Asih”, mengatakan bahwa film ini akan melanjutkan tradisi Jagat Sinema Bumilangit dengan menempatkan talenta-talenta terbaik di depan dan belakang layar, dengan kejutan dan keseruan yang segar untuk semua penonton.

Film “Sri Asih” adalah bagian dari Jagat Sinema Bumilangit, yang dibuka dengan ‘patriot’ pertamanya, yaitu Gundala (tayang 29 Agustus 2019). (Mit)