Pemda Kolaka Terima Penghargaan Dari Kemenkes RI

  • Whatsapp
Pemda Kolaka Terima Penghargaan Dari Kemenkes RI

KOLAKA,UPEKS.co.id— Pemda Kolaka Sultra menerima penghargaan dari Kemenkes RI yang telah berhasil dalam upaya memobilisasi masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berbasis masyarakat tahun 2022 dalam melakukan stop Buang Air Besar Sembarangan atau open defecation free.

Penghargaan kepada Pemda Kolaka berdasarkan Keputusan Menkes RI nomor HK.01.07/Menkes/1896/2022 di Jakarta 9 November 2022. Penyerahan penghargaan kepada Pemda Kolaka diserahkan langsung oleh Menkes RI Budi G Sadikin didampingi DIrjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit(P2P) Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu, penghargaan diterima oleh Bupati Kolaka H Ahmad Safei didampingi Iwan Kasi Kesling Dinkes Kolaka dan Abd Azis dari Kantor Penghubung Kolaka di Jakarta. 

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Harun Masirri yang dikonfirmasi terkait hal itu mengungkapkan pemberian penghargaan bidang kesehatan lingkungan kategori Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award sesuai undangan dari Kementerian Kesehatan No.KP.04.04/C/5473/2022, tgl 16 November 2022 di Hotel Discovery Ancol Jakarta pada(23/11/22). 

Kadinkes Kolaka Harun menjelaskan bahwa penghargaan berkaitan dengan Percepatan stop BAB Sembarangan (Open Defecation Free-ODF) kategori Supply Creation pada upaya inovasi percepatan kondisi SBS tahun 2022 dan Kab/Kota Stop BABS pada upaya memobilisasi masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan layanan sanitasi berbasis masyarakat tahun 2022.

Program STBM Kabupaten Kolaka merupakan bagian pencapaian visi dan misi Pemda Kolaka di bawah kepemimpinan Ahmad Safei dan H Muh Jayadin untuk mewujudkan Kolaka yg semakin maju berkeadilan dan sejahtra.

Lanjutnya bahwa implentasi program pemenuhan layanan kesehatan yang berkualitas. Pelaksanaan STBM ini dilaksanakan melalui 5 Pilar yaitu :

1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS)

2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)

3. Penglolaan Pangan Aman Sehat Rumah Tangga (PAS-RT)

4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PS-RT)

5. Penelolaan Limbah Rumah Tangga. Lima pilar STBM dilalukan dengan pendekatan untuk merubah perilaku hiegenis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Dikatakannya Out put yang diharapkan adalah meningkatnya pembangunan sanitasi hiegenis melalui peningkatan kebutuhan sanitasi dan peningkatan penyediaan akses sanitasi, yang berdampak pada penurunan kejadian penyakit berbasis lingkungan seperti diare, termasuk berdampak pada penurunan Stunting yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku melaui penciptaan kondisi sanitasi total. 

Indikator penilaian STBM Award kata Harun dengan penciptaan lingkungan yang kondusif(Enabling envirpnment), peningkatan kebutuhan sanitasi(Demand creation) dan peningkatan penyediaan akses sanitasi( supply improvement). Selanjutnya kata Harun pemberian penghargaan STBM Award ini juga di berikan penghargaan kepada Sanitarian terbaik, Kepala Desa, Natural Leader masing-masing dari Puskesmas Tanggetada, Desa Tikonu, Kecamatan tanggetada untuk percepatan pencapaian ODF tahun 2022. 

“Pemberian penghargaan ini tidak lepas dari dukungan DPRD, semua lintas sektor, tokoh agama, tokoh masyarkat dan tentu peran serta masyarakat yang terus mendukung program pemerintah selama ini,” ujarnya. (pil)