Ketua IDE Enrekang Minta Support Pemerintah Daerah Pada Kegiatan Pepaprov Yang Akan Diikuti Para Disabilitas 

Ketua IDE Enrekang Minta Support Pemerintah Daerah Pada Kegiatan Pepaprov Yang Akan Diikuti Para Disabilitas 

ENREKANG, UPEKS.co.id — Sebanyak 40 Atlet Disabilitas akan mewakili Kabupaten Enrekang  dalam rangka mengikuti kegitan Pekan Paralympic Provinsi (PEPAPROV) Sulawesi selatan 2022 yang akan digelar di Makassar pada tanggal 6 sampai 9 Desember 2022.

Namun Ketua Ikatan Difabel Enrekang (IDE) Inklusi Faluphy Mahmud kepada Upeks menjelaskan saat ini pihaknya kesulitan anggaran untuk kegiatan tersebut.

Bacaan Lainnya
 

Dia menjelaskan untuk pendanaan kegiatan yang akan mengangkat nama Kabupaten Enrekang ini masih sangat minim.

Dari estimasi biaya yang dibutuhkan dijelaskan Faluphy adalah sebesar 80 juta untuk 40 Atlet ditambah 40 Official selama 3 hari di Makassar mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan Atlet.

” Inilah yang sementara kami bahas, karena kami sangat terkendala masalah pendanaan yang masih sangat sedikit. Bahkan teman-teman Kemarin sudah coba masuk di beberapa Kantor Dinas dengan membawa disposisi dari Sekda kami hanya dikasih 50 ribu rupiah”. Terang Faluphy.

Selalu Ketua IDE Faluphy berharap besar support dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dispopar untuk kegiatan tersebut. Apalagi ini membawakan nama Kabupaten Enrekang.

” Tapi di satu sisi memang penganggaran untuk NPC itu belum ada di daerah ya kita sih memaklumi, tapi perbedaan perlakukan untuk kegiatan Porprov Kemarin dengan kita ini yang Pepaprov sangat menonjol padahal kita sama-sama mewakili Kabupaten Enrekang “. Ujarnya.

Padahal selama ini Ketua IDE Inklusi maupun NPC ( National Paralympic Committee) untuk urusan kegiatan ini intens melakukan komunikasi dengan Dispopar dan Dinsos.

” Kalau di Dinsos tidak ada anggaran, tapi Kadis Sosial siap mensupport kita untuk peralatan seperti mobil dan sebagainya. Kami dapat support penuh dari Kadis Sosial diluar anggaran”. Lanjut Faluphy.

” Yang kita harapkan sekarang ini adalah kebijakan Pemerintah daerah bagaimana caranya mencarikan anggaran untuk kegiatan ini “. Tambahnya.

Hingga saat ini dana yang terkumpul dari hasil pendanaan mereka adalah Rp 400 ribu masih sangat jauh dari anggaran yang dibutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris Dispopar Enrekang Amin Dalle menjelaskan Dispopar mendukung kegiatan yang dilakukan Para Difabel mewakili Kabupaten Enrekang pada Pepaprov mendatang.

” Ada ji bantuan dari Dispopar itu untuk mereka, kalau tidak salah dibuatkan baju. Ada itu bantuan dari Dispopar cuman tidak mungkin kita penuhi sesuai permintaan mereka”. Ujar Sekretaris Dispopar dari balik telepon seluler.

Hal ini dibenarkan Ketua NPC Samsul Bahri, dia mengatakan Dispopar cuman tanggung baju para Atlet dan Official saja.

” Padahal kita di Peparpeda sempat juara umum dua, seharusnya itu jadi kebanggaan kita. Tapi kenapa pas kita turun minta anggaran di Dinas Dinas kita hanya dikasih 50 ribu paling tinggi mi 100 ribu padahal kita ini mau mewakili Kabupaten Enrekang “. Ujar Samsul Bahri.

Berikut cabang olahraga yang akan di ikuti oleh Ikatan Difabel Enrekang antara lain :

– Atletik, diikuti oleh ragam disabilitas, daksa, sensorik Netra, sensorik bisu tuli, dan intelektual

– bulu tangkis di ikuti oleh disabilitas daksa dan sensorik bisu tuli

– tennis meja diikuti oleh disabilitas daksa dan Netra

– renang diikuti oleh disabilitas Daksa dan bisu tuli

– showdown (tennis meja netra)di ikuti oleh disabilitas netra, Catur kelas kelas classic dan cepat untuk disabilitas daksa dan Netra, Panahan di ikuti oleh disabilitas Daksa. (Sry)