Bukan Sekadar Janji Politik Belaka

Bukan Sekadar Janji Politik Belaka

Menengok Kinerja Abang Fauzi di Senayan

Berbagai janji politik yang pernah diucapkan saat kampanye Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu perlahan mulai diwujudkan. Adalah Muhammad Fauzi, SE, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini merealisasikan berbagai jenis program di Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel III. Hal ini tentunya menegaskan bahwa janji yang diutarakannya ketika berkampanye, bukanlah sekadar janji politik belaka.

Bacaan Lainnya
 


Laporan : Arifuddin

Program-program yang direalisasikan Abang Fauzi, sapaan karib Muhammad Fauzi, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, bedah rumah hingga program bantuan modal usaha, operasional pesantren, desa wisata dan bantuan sembako untuk masyarakat.

Lokasi realisasi program yang dibawanya di Dapil Sulsel III meliputi Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Pinrang dan Kabupaten Sidrap. Selain perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, ia juga merealisasikan program padat karya revitalisadi drainase, pengembangan desa wisata hingga bantuan untuk BUMDes sampai pembagian sembako untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Salah satu kinerja yang diperlihatkan Abang Fauzi di Senayan, yaitu ketika ia

meminta kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam memberikan perhatian untuk Kecamatan Seko dan Rampi, Kabupaten Luwu Utara untuk tahun 2023 mendatang.

Pernyataan tersebut, ia sampaikan ketika Komisi V menggelar rapat kerja (Renja) dengan Kementrian PUPR, di Senayan Jakarta, pada Agustus 2022 lalu. Hal yang sama juga ketika Pengurus Departemen Otonomi dan Pemerintahan Daerah DPP Partai Golkar ini melakukan kunjungan dalam memastikan pekerjaan terhadap jembatan Masamba yang mengalami kerusakan dampak dari bencana alam.

Dimana, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawes Selatan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR turun langsung melakukan perbaikan jembatan Masamba, Agustus 2022 lali.

Selain sebagai anggota DPR RI, Abang Fauzi juga memiliki loyalitas yang tinggi terhadap partai Golkar. Ia tidak mengenyampingkan nama partai manakala ia melakukan berbagai tugas di lapangan.

Selama tahun 2021 lalu, untuk program padat karya revitalisasi seperti drainase, itu tersebar di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Luwu Utara panjang drainase 900 meter dengan anggaran Rp750 juta. Sementara itu di titik Rantepao-Palopo, panjang 1.050 meter dengan anggaran Rp1,5 miliar, di Belopa-Palopo ada Rp340 meter anggaran Rp400 juta.

Selain itu, program revitalisasi drainase ini juga ada di Kabupaten Enrekang, panjang drainase 1.900 meter anggarannya Rp2 miliar. Sementara di Luwu Timur ada dua titik, pertama di Tarengge panjang drainase yang dikerjakan adalah 500 meter dengan anggaran Rp460 juta dan titik kedua di Tarengge-Kayulangi, panjang drainase 1.290 meter menggunakan anggaran sebesar Rp1.2 miliar.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara ini mengatakan, semua pengerjaan program padat karya ini menyerap SDM masyarakat lokal, ini sebagai bentuk mendorong atau membantu pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi dimasa pandemi ini.

Dari seluruh program yang terealisasi di dapil Sulsel III juga ada beberapa program saat dirinya masih berstatus sebagai Anggota Komisi VIII yang bermitra dengan Kementerian Sosial, BNPB, Kementerian Agama, Badan Pengelolaan Keuagan haji, KPAI, Baznas dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Seperti hunian tetap, operasional pesantren misalnya itu program waktu saya masih di Komisi VIII. April 2021 baru saya ditugaskan partai di Komisi V sampai saat ini. Semua program yang terealisasi ini saya perjuangkan mulai tahun 2020 sampai 2021.

“Semoga di tahun 2022 ini, bisa berbuat lebih lagi dari tahun sebelumnya untuk masyarakat di Susel, khususnya di Dapil III,” ungkap Ketua Pengurus Cabang Perbakin Kabupaten Luwu Utara ini. (***)