TMMD Ke-115 di Desa Buttu Pamboang Resmi Dibuka

TMMD Ke-115 di Desa Buttu Pamboang Resmi Dibuka

MAJENE, UPEKS.co.id—TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 di
Desa Buttu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene resmi dibuka oleh
Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Selasa (11/10/2022).

Pada pembukaan TMMD ke 94 dihadiri Danrem 142 Taro Ada Taro Gau
Mamuju, Brigjen TNI Farouk Fakar, didampingi Dandim 1401 Majene,
Letkol Inf. Ricad Harisab, Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado, Unsur
Forkopinda,  Kepala OPD, serta seluruh camat, dan warga masyarakat
setempat

Bacaan Lainnya

Bupati Majene, Andi Achmad Syukri mengatakan program TMMD merupakan
program terpadu dan lintas sektoral. Program TMMD  ini sebagai wujud
kepedulian TNI untuk membantu pemerintah daerah kabupaten Majene dalam
pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“TMMD yang dilaksanakan di kabupaten Majene merupakan bentuk kegiatan
karya bakti yang dilakukan bersama antara TNI dengan pemerintah
kabupaten Majene, mengenai soal anggaran itu pemda Majene sudah
siapkan untuk digunakan membangun Masjid dan sarana akses jalan.
Artinya pemda memberikan dukungan sepenuhnya dengan program TMMD ini,”
ujar Andi Syukri.

Ditempat yang sama Dandin 1401 Majene, Letkol Inf.Ricad Harisab
menjelaskan, Parogram TMMD ke 115 tahun ini dilaksanakan di Desa
Buttu, Kecamatan Pamboang dengan sasaran fisik dan non fisik.

“Jadi program TMMD ini mekanismenya button up dari tingkat daerah dan
tingkat pusat, sasarannya ada enam, yaitu pengerasan jalan,
betonisasi, pembuatan drainase, rehab Masjid, rehab satu rumah dan
sarana lainnya, program TMMD ini direncanakan mulai hari ini 11
Oktober sampai 19 November dengan melibatkan TNI, Polri, dan
masayarakat setempat,” terang Ricad.

Ditambahkan, selain sasaran fisik juga sasaran pembangunan nonfisik
yakni penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara, serta
membantu pemerintah kabupaten Majene dalam hal stunting, dimana di
Majene ini dalam hal Stunting sangat tinggi.

“Jadi di kecamatan Pamboang ini angka Stunting paling tinggi, makanya
dalam program non fisik yang ditekankan penyusuluhan kesehatan, dalam
hal ini untuk menekan Stunting di kabupaten Majene,” ungkapnya.

Sementara itu Danrem 142 Tatag Mamuju, Brigjen Farouk Fakar
menyapaikan, Bahwa kegiatan TMMD ini merupakan implementasi nyata
komitmen TNI dan pemerintah daerah dalam melestarikan jiwa
gotong-royong masyarakat, untuk membangun wilayah pedesaan. Program
TMMD ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“ Program TMMD ini merupakan wujud sinergitas antara TNI dan
pemerintah daerah.  Saya berharap apa yang kita kerjakan melalui TMMD
dapat dirasakan oleh masayarakat setempat,” ujarnya. (Ali).