Pemkab Maros Terima Bantuan Dapur Lapangan Dari Kemensos

Pemkab Maros Terima Bantuan Dapur Lapangan Dari Kemensos

MAROS, Upeks.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui Dinas Sosial Kabupaten Maros menerima bantuan mobil dapur lapangan dari Kementrian Sosial RI.

Bupati Maros, AS Chaidir Syam secara simbolis menyerahkan langsung kunci mobil dapur umum kepada Kepala Dinas Sosial Nuryadi.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan mobil dapur lapangan ini dilaksanakan di Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros,Senin,(10/10/22).

Chaidir menambahkan, mobil ini merupakan mobil dapur yang dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap. Mobil ini diharapkan digunakan untuk mengantisipasi ketika terjadi kebencanaan.

“Mobil ini merupakan bantuan dari Kementrian Sosial, untuk antisipasi kebencanaan. Maka dengan hadirnya bantuan mobil ini, Pemerintah sudah siap untuk mengantisipasi menyiapkan makanan untuk pengungsi saat terjadi bencana nanti,” ujarnya.

Dia mengatakan, karena ini mobil, maka cukup terbatas untuk orang yang memasak di atas terbatas hanya dua orang saja.

“Operator dan petugas yang bisa beraktiftas di atas itu hanya muat dua orang saja. Karena memang mata kompornya juga hanya dua. Tapi peralatan masak yang lengkap bisa digunakan di luar mobil,” jelasnya.

Dia menjelaskan, dengan hadirnya bantuan mobil ini, pihak Dinsos bisa melayani sekitar 1.000 lebih pengungsi.

Mantan Ketua DPRD Maros menambahkan, pemberian mobil ini setelah sebelumnya Pemkab Maros mencanangkan kampung bencana di Maros.

“Tak lama setelah pencanangan kampung bencana beberapa waktu lalu, Ibu menteri Sosial melalui Dirjen, langsung memberikan bantuan mobil ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemkab Maros, Nuryadi menambahkan, mobil dapur lapangan ini merupakan apresiasi Kemensos untuk kegiatan Kampung Siaga Bencana. Diakuinya, tidak semua Kabupaten-Kota di Sulsel menerima dan memiliki mobil dapur lapangan ini.

“Kita memang belum punya mobil dapur lapangan ini. Karena kita sangat memerlukan kendaraan ini, makanya bantuan ini tentu sangat membantu. Bahkan jika terjadi bencana, kita biasa pinjam dari kabupaten lain, seperti Pinrang,” jelasnya.

Dia berharap, jika kejadian bencana alam nanti terjadi, pihaknya bisa lebih cepat lagi membantu warga, tanpa harus meminjam dari kabupaten lain lagi,” ujarnya.

Untuk pengoperasian mobil ini kata Nuryadi, ada 12  orang Dinsos yang mengoperasikannya. “Ada 12 orang tenaga yang sudah kami latih untuk cepat tanggap dalam pengoperasian mobil ini. Tentu saja mereka akan dibantu oleh relawab lain,” ujarnya.(rls)