Kunjungan Singkat, Pemeriksaan Lengkap JKN Solusi Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Kunjungan Singkat, Pemeriksaan Lengkap JKN Solusi Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Makassar, Upeks.co.id – Ilham (34) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas II ini merasakan kemudahan digitalisasi Mobile JKN untuk mengakses pelayanan kepesertaan dan kunjungan dengan antrean online di fasilitas kesehatannya.

“Saya menggunakan kartu JKN ini setiap ada keluhan kesehatan selalu sampai di klinik saja, jadi belum pernah sama sekali digunakan rawat inap sejak menjadi peserta,” terang Ilham saat mengunjungi Mobile Customer Service (MCS).

Bacaan Lainnya

Ilham mengungkapkan dirinya hanya berobat sampai di klinik saja, karena keluhan penyakit yang ia rasakan dapat tuntas dengan ditangani oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Pelayanan kepada peserta JKN sangat memuaskan menurut saya, karena klinik tempat saya berobat itu sangat berkualitas. Mutu obatnya juga tidak disangsikan jadi tidak pernah sampai harus datang berulang kali terlebih dirujuk ke rumah sakit,” pungkasnya.

Terlebih, dengan hadirnya Mobile JKN, Ilham mengakui merasa lebih hemat waktu dan tenaga karena tidak perlu mengantre lama.

“Bisa melihat jadwal dokter yang ada di hari itu, jadi bisa langsung memilih mau datang di jam praktek yang mana. Tidak perlu antre lama karena bisa diperkirakan jam kunjungannya nanti mendekati nomor antrean saja baru berangkat, jadi pas sampai di klinik bisa langsung masuk diperiksa,” jelas Ilham.

Ditemui di kesempatan yang berbeda, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, Greisthy E. L. Borotoding mengatakan bahwa BPJS Kesehatan senantiasa meningkatkan kepuasan peserta melalui beragam inovasi dalam pelayanan agar dapat memberikan banyak kemudahan bagi peserta JKN.

“Dengan antrean online pada aplikasi Mobile JKN ini peserta akan lebih nyaman dalam memperoleh layanan kesehatan. Hal ini juga bermanfaat bagi fasilitas kesehatan karena mengurangi penumpukan peserta di fasilitas kesehatan,” terang Greisthy.

Greisthy mengungkapkan melalui inovasi layanan digitalisasi ini akan semakin memudahkan masyarakat mengakses pelayananan kesehatan, terlebih cukup melalui handphone agar waktu tunggu menjadi singkat serta daya aksesnya menjadi lebih luas. (Ti)