Jembatan Rel Kereta Api Pasang, Mobil Besar Parkir di Sepanjang Jalan Poros Maros – Pangkep

Jembatan Rel Kereta Api Pasang, Mobil Besar Parkir di Sepanjang Jalan Poros Maros - Pangkep

MAROS, Upeks.co.id — Pergeseran dan pemasangan jembatan rel kereta api akhirnya dilaksanakan oada Rabu malam hingga Kamis dini hari tadi. Pergeseran sebelumnya semoat tertunda karena adanya kerusakan pada hidrolis yang mendorong jembatan rel kereta di Kelurahan Maccini Baji Kecamatan Lau Kabupaten Maros.

Penggeseran ini berlangsung selama lima jam. Terhitung pukul 23.00 Wita hingga pukul 04.00 Wita dini hari.

Bacaan Lainnya
 

sejak pukul 21.00 Wita, lokasi penggeseran jembatan rel kereta api di Jalan Poros Maros-Pangkep dan Jalan Poros Pangkep Maros sudah ramai dsn dipadati sejumlah petugas terkait.

Mereka nampak mulai mempersiapkan proses penggeseran jembatan baja seberat 326 ton ini.

Pukul 23.00 Wita penutupan di area Jalan Poros Maros-Pangkep dan Jalan Poros Pangkep-Maros mulai dilakukan. Sejumlah petugas baik dari Kepolisian dan TNI serta dari Balai Besar Pengelola Kereta Api (BPKA) serta pihak terkait lainnya mulai mengarahkan kendaraan kecil masuk ke jalur Escape Road yang telah disediakan.

Sedangkan kendaraan besar seperti truk tampak berjejer rapi di sepanjang jalan poros Maros – Makassar menunggu selesainya pemasangan jembatan rel kereta api ini. Antisipasi petugas tidak menyebabkan kemacetan sepanjang jalan bahkan terlihat lengang.

“Hari ini kami sedang dalam proses  penggeseran jembatan. Jembatannya digeser sepanjang kurang lebih 40 meter Sedangkan jembatannya sendiri panjangnya 63 meter dengan berat total 326 ton,” ungkap Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan, Amanna Gappa.

Dia mengatakan jembatan yang memiliki panjang 63 meter ini akan digeser kurang lebih 40 meter.

“Pergeseran jembatan ini menggunakan Hydrolic Launcher. Ada dua buah Hydrolic Launcher, masing-masing dengan kekuatan 250 ton,” katanya.

Sementara geseran jembatan ini setiap dorongan itu kurang lebih 90 sentimeter. Sehingga berdasarkan hitungannya dengan jarak 40 meter maka waktu efektifnya kurang lebih 3,5 jam.

“Mudah-mudahan kita bisa lakukan percepatan, agar waktu geseran bisa lebih cepat lagi. Sehingga masyarakat yang melintas baik yang menuju ke arah Makassar maupun Parepare akan terbuka  jalurnya,” ungkapnya.

Dia mengatakan untuk jembatan rel kereta api inu sengaja dipilih desain baja dan sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan.

“Karena ada rencana pengembangan jalan dibawah jembatan. Sehingga nantinya dengan  teknologi baja, akan memudahkan untuk dimodifikasi dibawahnya. Kalau menggunakan beton akan sulit melakukan penyesuaian lagi saat ada rencana pengembangan jalan,” jelasnya.

Tipe baja jembatan yang digunakan kata dia, Welded Through Truss (WTT)-60.

Untuk progres pengerjaan rel KA di Maros kata dia, sudah mendekati 95 perse dengan dilakukannya pergeseran ini.

“Semoga kita bisa mengejar target finalisasi sampai proses operasi nanti sampai Oktober. Untu tahap pertama pengoperasian itu sepanjang 71 kilometer dari stasiun Maros menuju stasiun Barru,” singkatnya.(rls)