La Tinro Saluran Zakat Harta ke Baznas Enrekang

La Tinro Saluran Zakat Harta ke Baznas Enrekang

ENREKANG,UPEKS.co.id— Salah satu putra daerah Massenrempulu yang saat ini menjadi anggota DPR RI, H. La Tinro La Tunrung berencana akan menyalurkan zakat hartanya ke Baznas Enrekang. Kali ini sasarannya adalah bedah rumah.

Untuk itu, Amran Marten, Staf Khusus La Tinro, didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Enrekang Kadir Lesang dan Ketua UPZ Kecamatan Enrekang, Saddam Ramli turun lapangan mengecek langsung rumah tidak layak huni sebagai dasar untuk menyalurkan bantuan zakat harta dari mantan orang nomor satu di Enrekang ini.

Bacaan Lainnya

Amran Marten menjelaskan, untuk tahap pertama, verifikasi lapangan ini akan dilakukan di Kecamatan Enrekang, selanjutnya kunjungan akan dilakukan di seluruh Kecamatan yang ada di Enrekang.

Amran menerangkan sebenarnya ada 2 program yang ditawarkan oleh Baznas Enrekang yaitu Santunan Langsung Tunai (SLT) dan bedah rumah. Namun yang sudah mengarah ke realisasi adalah bedah rumah.

“Kita fokus dulu di bedah rumah yang membutuhkan nominal yang cukup besar. Dari Baznas Enrekang ada 90 proposal yang sudah kita terima secara soft copy dan akan kita lakukan verifikasi faktual, namun tidak menutup kemungkinan SLT juga akan disasar,” kata Amran.

Di tempat yang sama, Ketua Baznas Enrekang, drh. Junwar mengatakan, tujuan Baznas adalah mengajak seluruh masyarakat untuk berbuat kebaikan dengan berzakat. Salah satu sasaran Baznas adalah mengajak Putra daerah Massenrempulu yang telah berhasil diluar Enrekang untuk kembali menyalurkan zakatnya di Enrekang salah satunya adalah H. La Tinro.

“Baznas adalah Lembaga Sosial Keagamaan dan ini tempatnya orang untuk mencari amal kebaikan, dan saya membuka pintu seluas-luasnya untuk siapapun juga. Selaku Ketua Baznas Enrekang saya punya tanggungjawab bagaimana mengajak para Muzakki baik di Enrekang maupun diluar Enrekang untuk berzakat di Baznas Enrekang agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para Mustahik kita yang masih banyak di Enrekang,” pungkas Junwar.

“Untuk zakat yang akan disalurkan Bapak H. La Tinro La Tunrung, Posisi Baznas adalah menyiapkan data Mustahik yang diserahkan kepada Staf Khusus La Tinro untuk dilakukan verifikasi. Meski nantinya zakat tersebut diserahkan langsung ke Baznas Enrekang tapi nantinya akan disalurkan secara bersama-sama,” tutupnya.

Salah satu rumah tak layak huni yang dikunjungi oleh Staf Khusus La Tinro adalah rumah Naharia (64) yang terletak di jalan Reformasi, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang. Rumah ibu Naharia menggunakan dinding seng milik orang yang dipinjamkan kepadanya.

Ibu Naharia adalah seorang janda yang memiliki seorang anak bernama Herman (20) yang bekerja sebagai buruh dipasar Sentral Enrekang sambil Nyambi menjadi tukang ojek.

Ibu Naharia sendiri setiap hari bekerja sebagai tukang urut panggilan yang tidak menemukan tarif kepada pasiennya. Sudah 7 tahun dia ditinggal merantau oleh suaminya ke Malaysia, namun sampai sekarang tak ada kabar beritanya. (Sry)