KOLAKA,UPEKS.co.id— Fabian Densel Palayukan, murid kelas VI Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Lamokato Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) mewakili Provinsi Sultra di Olympiade lomba matematika.
Olympiade lomba matematika dilaksanakan serentak seluruh Indonesia, Selasa (2/8/22) secara during. Sementara Bian panggilan akrab Fabian Densel Palayukan didampingi Kepala Sekolah SDN 3 Lamokato, Hj. Mamong bersama Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kolaka, Iqbal.
Bian yang mengikuti lomba tersebut berlangsung di gedung Command Center Diskominifo Pemda Kolaka Sultra, mengerjakan soal melalui laptop yang disiapkan oleh Diskominfo.
Usai mengikuti lomba dikonfirmasi media ini bagaimana mengerjakan soal-soal. Menurut Bian, anak pertama dari pasangan Nilus Rahmat dengan dr. Hilda Brigita Sombolayuk bahwa ada 30 soal yang dilombakan dan sebahagian besar soal itu dijawab dengan baik. Meskipun ada beberapa soal yang tidak sempat diselesaikan karena waktunya begitu terbatas.
“Ada beberapa soal yang saya tidak jawab karena susah sekali,” ujar Bian yang bercita-cita jadi seorang dokter mengikuti jejak ibunya berprofesi sebagai dokter spesialis kulit.
Ditanya mengapa tidak ingin sama dengan ayahnya seorang sarjana teknik kini menduduki jabatan tertinggi di salah satu BUMN di Sultra.
“Saya mau jadi dokter seperti ibuku,” ujarnya dengan polos.
Sementara, Iqbal Kabid Pendidikan Dasar Diknas Kolaka menuturkan ada dua anak murid yang mewakili Sultra di Olympiade lomba matematika, yakni Bian dari SDN 3 Lamokato Kabupaten Kolaka dan satu lagi dari Kabupaten Muna Sultra.
Begitu pun halnya dengan dr. Hilda ibunda Bian, juga turut menyaksikan anaknya dari balik kaca pintu Command Center dikonfirmasi media ini bagaimana metode mendidik anaknya di rumah. Menurut Hilda bahwa mengarahkan anaknya disiplin waktu untuk belajar.
“Jadi setiap pukul 19.00 malam secara rutin mengontrol anaknya memanfaatkan waktu belajar di rumah. Kami sebagai orang tua hanya mengarahkan dan mengontrol anak agar benar-benar memanfaatkan waktu saat belajar di rumah,” pungkasnya. (pil)

