Ditreskrimsus Polda Sulsel Antisipasi Penimbunan BBM

Ditreskrimsus Polda Sulsel Antisipasi Penimbunan BBM

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Ditreskrimsus Polda Sulsel akan mengambil tindakan tegas mengantisipasi terjadinya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) menyusul adanya isu kenaikan harga.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Kombes Helmi Kwarta mengaku, pihaknya akan melakukan pemanggilan untuk memastikan pemilik SPBU bisa bertanggungjawab dalam mengelola BBM, terutama yang disubsidi pemerintah agar bisa tepat sasaran.

Bacaan Lainnya
 

“Semua SPBU sudah kita surati. Mulai hari ini sudah banyak yang datang, dan kita tekankan ke mereka untuk bertanggungjawab memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat, ” ucap Helmi, Selasa (30/8/22).

Mantan Direktur Reserse Narkoba Polda NTB ini menegaskan, selain memanggil semua pemilik SPBU, pihaknya juga menggencarkan peninjauan langsung di lapangan. Itu dilakukan, jangan sampai ada praktik yang mengarah pada tindak pidana penimbunan.

“Banyak modus yang kita ketahui seperti membeli dengan truk yang dalamnya berisi drum untuk pembelian solar secara berlebih, dan sebagainya. Pokoknya tidak boleh ada pelayanan selain ke masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Diketahui, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sendiri telah melakukan pemberian sanksi kepada 28 SPBU dari total 643 SPBU/APMS yang beroperasi di Sulawesi. Pemberian sanksi ini dilakukan sepanjang tahun 2022.

Adapun sanksi tersebut dijatuhkan didasarkan adanya laporan masyarakat maupun investigasi mandiri Pertamina terhadap praktik penyalahgunaan distribusi BBM subsidi yang dilakukan oleh oknum operator/karyawan SPBU.

Dari 28 sanksi tersebut, 50 persen berasal dari pengaduan masyarakat melalui kanal Call Center 135. (Jay)