Dandim Safari Subuh di Masjid Atarrahman Desa Balumbung

Dandim Safari Subuh di Masjid Atarrahman Desa Balumbung

BANTAENG,UPEKS.co.id— Di hari Jum’at yang berkah bertempat di Masjid Atarrahman Desa Balumbung Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, Rombongan Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arm Gatot Awan Febrianto, S.Sos melaksanakan Safari Subuh sekaligus silaturahmi kepada warga masyarakat, Jum’at (26/8).

Hadir dalam kegiatan safari subuh Pelda Mansyur (Batuud Ramil 1410-03), Serda Arifuddin (Babinsa Ramil 1410-03) serta Jamaah yang hadir berkisar 30 Orang.

Bacaan Lainnya
 

Diawal arahan Dandim 1410/Btg “Mengajak Jama’ah bersama-sama membaca surah Al-fatihah seraya berdo’a supaya Allah SWT, membukakan Qalbu kita semua, LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYIL ADZIM, karena tidak ada pertolongan selain Allah SWT” Ucap Letkol Awan.

Mengajak para Jama’ah untuk mengenal Rasulullah SAW dalam hadits qudsi, celakalah bagi orang yang tidak dapat melihat wajahku kelak di akhirat yakni orang-orang yang celaka itu adalah mereka yang malas dan Enggan, bersholawat kepadaku saat namaku disebut”.

Dalam kisah diceritakan bahwa ada nenek tua buta dari kaum Yahudi yang selalu menghina dan menghujat Rasulullah SAW, namun beliau memperlakukan nenek tua tersebut bukan dengan kasar bahkan Rasulullah SAW menyuapi makanan dengan lembut setiap hari, setelah Rasulullah SAW meninggal dunia nenek tua mencari kebiasannya namun perannya digantikan oleh sahabat beliau, tetapi nenek tersebut merasakan ada perbedaan karena agak kasar sehingga nenek tua bertanya dimana orang itu yang selama ini memperlakukan saya dengan lemak lembut, lalu sahabat Rasulullah SAW menyampaikan bahwa dia sudah meninggal mendengar berita itu nenek tua bersedih dan menangis kemudian pada saat itu nenek tua memeluk Agama Islam”.

Diriwayat lain dikisahkan tentang akhlak Rasulullah SAW bahwa Rasulullah SAW setiap kali pulang dari masjid Beliau diludahi oleh seorang kafir, suatu hari Rasulullah SAW tidak mendapati orang tersebut, ketika Rasulullah SAW mengetahui orang itu ternyata sakit, beliau bergegas untuk menjenguknya, dan karena kemuliaan akhlak Rasulullah SAW itulah orang tersebut masuk islam. 

Perbanyaklah bersholawat kepadaku di hari jumat, niscaya sholawatmu akan sampai kepadaku, olehnya itu mari kita jadikan hari-hari kita adalah hari jumat untuk senantiasa bersholawat kepada Rasullullah SAW”.

Suatu riwayat menceritakan ketika Rasulullah SAW bersama para sahabat melewati kuburan dan tiba-tiba berhenti dan menyampaikan kepada para sahabat bahwa penghuni kubur tersebut di siksa lalu Rasulullah SAW memerintahkan sahabat untuk mengambil pelapah kurma yang masih basah, lalu Rasulullah SAW menancapkan di atas kuburan tersebut”.

Dalam suatu kisah dan ceritakan akhlak mulia  Rasulullah SAW saat terjadi perang uhut Nabi Muhammad SAW terluka sampai topi bajanya tembus yang jelas Nabi Muhammad SAW terluka wajahnya berdarah sampai beliau mencegah darahnya agar tidak menetes ketanah, karena apabila menetes ketanah maka Allah SWT akan murka dan membinasakan kaum yang memerangi Rasulullah SAW”.

“Mengajak kepada warga untuk menjadikan Desa, kecamatan dan kabupaten Bantaeng bersholawat, mari kita sambung silaturrahmi dengan Rasulullah dengan cara memperbanyak sholawat, ada satu doa yang di simpan oleh Rasulullah SAW kepada ummatnya yaitu akan memberikan syafaatnya kepada ummatnya baik yang bertakwa maupun ummatnya yang berdosa  dan itulah menjadi harapan terakhir kita sebagai ummat Rasullullah SAW pada saat di padang masyhar nantinya karena pada saat itu kita akan ketakutan memikirkan nasib masing masing” tutupnya. (Irwan Patra)