Pasca Pandemi, Okupansi Hotel di Makassar Naik 60%

  • Whatsapp
Pasca Pandemi, Okupansi Hotel di Makassar Naik 60%

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Manajemen Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) Group di bawah naungan Claro Makassar, The Rinra Makassar, Dalton Makassar, Almadera Makassar, Phinisi Point Mall berkunjung ke Harian Ujungpandang Ekspres (Upeks) di lt.3 Graha Pena Makassar, Jumat (1/7/2022).

Kunjungan PHI Group oleh CEO Phinisi Hospitality Indonesia, Anggiat Sinaga yang diterima langsung oleh Direktur Harian Ujungpandang Ekspres, Buyung Maksum, Wakil Direktur Harian Ujungpandang Ekspres, Muhammad Akbar.

Bacaan Lainnya

CEO Phinisi Hospitality Indonesia, Anggiat Sinaga mengatakan, kedatangannya ke Harian Ujungpandang Ekspres tak lain pastinya mengeratkan silaturahmi antara PHI Group dan Harian Ujungpandang Ekspres.

“Dengan silaturahmi ini, PHI Group dan Upeks kedepannya akan sama-sama bergerak menumbuhkan ekononomi di Sulawesi Selatan. Perhotelan dan restoran akan memberikan banyak promosi spesial, kemudian Upeks terus memberitakan mengenai pertumbuhan ekonomi di Sulsel,” ungkap Anggiat yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel ini.

Kata dia, PHRI terus bergerak untuk pemulihan ekonomi dengan banyaknya memberikan promosi. Dimasa-masa recovery ini, kita coba lebih memberi spesial promo yang akan menjadi nilai berbeda bagi kota Makassar dengan daerah lain.

“Perkembangan perhotelan setelah pandemi, seiring berjalannya waktu dengan keadaan sudah normal. Pertumbuhan di hotel meningkat signifikan, di tahun 2022 ini naik 30 persen pasca pandemi,” ucap Anggiat.

Anggiat menyebutkan, Di tahun 2020 hingga 2021 saat pandemi covid-19, pertumbuhan ekonomi hanya naik sekitar 15 persen, bahkan banyak hotel-hotel di Makassar yang tutup.

“Saat itu banyak hotel yang tutup, kita mendorong hotel-hotel ini menjadi hotel wisata covid-19. Ini juga tak lain dari usulan pemerintah. Sekarang dengan kenormalan, okupansi perhotelan sudah bertumbuh di angka 60 persen,” ucap Anggiat.

Anggiat menambahkan, kunci dari tumbuhnya ekonomi perhotelan itu dari masyarakat, semakin banyak masyarakat yang bergerak akan semakin besar potensi untuk hotel dan restoran untuk okupansi terus meningkat.

Maka dari itu, kedepannya akan banyak event yang direncanakan oleh pemerintah kota Makassar melalui Dinas Pariwisata (Dispar), seperti akan ada F8 Makassar. 

“Kita akan dilibatkan nantinya untuk promosi, inilah juga salah satu membantu pemulihan ekonomi melalui sektor perhotelan dan restoran yang kedepannya akan lebih baik,” pungkasnya. (Mit)