Temui Doli di Bandara Hasanuddin, IAS Konsultasikan Program Pemenangan Airlangga di Sulsel

  • Whatsapp
Temui Doli di Bandara Hasanuddin, IAS Konsultasikan Program Pemenangan Airlangga di Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Ketua Tim Relawan Airlangga Hartarto Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menemui Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, di Bandara Hasanuddin, Makassar, Minggu (26/06/2022).

Doli mendarat di Bandara Hasanuddin sekira pukul 15.50 wita, setelah bertolak dari Papua. Doli tidak sendiri, melainkan bersama rombongan Komisi II DPR RI yang menggelar kunjungan kerja di Papua.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu, IAS hadir mengenakan kaos kuning dan bertopi cokelat. Sementara Doli tampil casual dengan jaket kulit dan jins hitam. Keduanya lalu terlihat ngobrol serius di Lounge Garuda Bandara Hasanuddin.

Pada kesempatan itu, mantan wali kota Makassar dua periode itu melaporkan sejumlah persiapan langkah yang akan ditempuh sekaitan dengan pemenangan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden, di wilayah Sulsel.

“Meski saya sebagai Ketua Tim Relawan Pemanangan Airlangga Hartarto belum dikukuhkan, sejumlah program dan persiapan sudah ada. Ini yang coba saya konsultasikan kepada Waketum DPP (Doli–red),” terang IAS kepada wartawan usai pertemuan tersebut.

Doli meminta IAS bisa memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk memenangkan partai Golkar. “Apalagi, Sulsel sebagai lumbung Golkar memang punya potensi ke arah sana,” kata Doli

Amanah DPP kepada IAS tersebut diakui Doli bukan tugas yang mudah. Tapi putra sepuh Partai Golkar Akbar Tandjung ini yakin IAS bisa memberi nilai tambah lewat tugas ini.

“Pokoknya, Pak IAS perlu fokus ke Pileg dan Pilpres. Karena apapun agenda setelah itu, partai Golkar memiliki mekanisme yang sudah jelas,” tutup Komisi II DPR RI ini.

Kendati terhitung baru bergabung kembali ke Golkar dua bulan, IAS dan Doli bukan kenalan baru. Keduanya sering berinteraksi saat IAS memimpin Golkar Sulsel tahun 2009 lalu. Doli juga salah satu elite DPP Golkar yang menyambut hangat sesaat setelah IAS bergabung ke partai beringin rindang.(mah)