Tak Kantongi Rekomendasi, Bupati Takalar Lantik Guru SMKN 5 Gowa jadi Kadis Pendidikan

  • Whatsapp
Tak Kantongi Rekomendasi, Bupati Takalar Lantik Guru SMKN 5 Gowa jadi Kadis Pendidikan

Takalar,Upeks.co.id— Prosesi pelantikan tiga pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar yang digelar di Baruga I Mangindori Kantor Bupati Takalar, Rabu (22/6/2022), menuai sorotan sejumlah kalangan.

Pasalnya, dalam pelantikan tersebut, terdapat salah seorang pejabat yang dilantik sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tanpa mengantongi rekomendasi pindah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Bacaan Lainnya

Pejabat yang dimaksud tersebut adalah  Muhammad Nurdin, yang dilantik sebagai kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Takalar. Padahal, Muhammad Nurdin sejauh ini masih tercatat sebagai guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Gowa.

Belum adanya rekomendasi pindah Muhammad Nurdin itupun dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Mutu dan Peningkatan Kinerja Aparatur Negara, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMl Takalar, Hadriani Hanafie.

“Memang Kadis Pendidikan yang baru dilantik belum mendapat rekomendasi pindah dari atasan langsungnya. Hanya saja, ini bukan persoalan yang bisa menghalangi Kadis Pendidikan menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) pelantikan dari Bupati Takalar sebagai pejabat JPT Pratama, kata Hadriani, yang bersangkutan (Muhammad Nurdin) dapat menjadikan SK tersebut sebagai rujukan untuk mengurus pindahnya (mutasi) ke Takalar.

“Dengan terbitnya SK sebagai kadis Pendidikan, yang bersangkutan dapat menjadikan SK itu dasar atau alasan melekat untuk dipindahkan,” bebernya.

Selain Muhammad Nurdin, Bupati Takalar juga melantik Megawati Ibrahim sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Budaya dan dr Rahmawati menjadi Kadis Kesehatan. Padahal, dr. Rahmawati diketahui baru 12 hari dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Takalar. Namun dilantik kembali menjadi Kadis Kesehatan berdasarkan hasil seleksi JPT Pratama lingkup Pemkab Takalar yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu. (rif)