Paripurna Pemilihan AKD DPRD Kolaka Tempuh Musyawarah dan Mufakat

  • Whatsapp
Paripurna Pemilihan AKD DPRD Kolaka Tempuh Musyawarah dan Mufakat

KOLAKA,UPEKS.co.id— DPRD Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat paripurna untuk memilih Alat Kelengkapan Dewan (AKD) berlangsung di aula Sangia Nibandera DPRD Kolaka, Selasa (21/6/22).

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kolaka H Syaifullah Halik. Paripurna yang digelar mulai pukul 9.00 pagi, berlangsung dengan cukup alot, hingga rapat beberapa kali diskor oleh pimpinan rapat.

Bacaan Lainnya

Meski demikian hasil pemilihan ADK yang berakhir pada pukul 14.30 tidak ada voting namun hasilnya ditempuh dengan musyawarah dan mufakat.

Rapat paripurna Pemilihan ADK ditempuh dengan musyawarah dan mufakat, dan terpilih sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kolaka Yunus Parorongan Jama, Rauf dan Agus Salim sebagai anggota. Selanjutnya Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Baperda) sebagai Ketua H Sainal Amrin, dan Wakil Ketua Gassing.

Ketua Komisi I Kaharuddin, Wakil Ketua Agus Salim dan Firlan sebagai sekretaris Sekretaris. Ketua Komisi II H Ahdan, Wakil Ketua Al Muttaran dan Sekretaris Hj.Andi Arna Iffah, selanjutnya Ketua Komisi III dr.Hakim Nur Mampa, Wakil Ketua Hj Asmani Arief, dan H Mustafa sebagai sekretaris komisi.

Ketua DPRD Kolaka H Syaifullah Halik ditemui media ini usai memimpin rapat mengungkapkan bahwa rapat hari yang digelar untuk memilih ADK merupakan rapat paripurna. 

“Jadi semua yang terpilih sudah resmi menjalankan tugasnya hari ini,” ungkap Syaifullah.

Sementara salah seorang anggota dewan politisi partai Perindo Safaruddin Sunu mengungkapkan rapat paripurna Pemilihan AKD merupakan untuk pertama kalinya terjadi di DPRD Kolaka tanpa ada pemilihan dengan sistim voting, tetapi hasil pemilihan ditempuh dengan cara bermusyarah dan mufakat, dan itu tidak menyalahi dari tata tertib dewan.

“Pemilihan AKD di DPRD Kolaka dibawah kepimpinan Syaifullah Halik sebagai Ketua DPRD Kolaka, kita patut apresiasi, karena pemilihan AKD tahun 2022 merupakan suatu peristiwa untuk pertama kalinya terjadi,” ungkap Safaruddin. (pil)