Warga Keluhkan Harga Gas Elpiji 3 Kg Tembus Rp30 Ribu

Warga Keluhkan Harga Gas Elpiji 3 Kg Tembus Rp30 Ribu

MAJENE,UPEKS.co.id Harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat kembali dikeluhkan warga. Pasalnya harga gas elpiji 3 kg di tingkat eceran tembus Rp 30 ribu per tabung.

Dari pantauan di beberapa pangkalan yang biasa menyalur gas elpiji rata-rata mengalami kekosongan. Sementara itu, di beberapa  kios dan toko-toko, khususnya di Kecamatan Banggae Timur harganya bervariasi, mulai Rp26 ribu sampai Rp30 ribu.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga, Nurmiati, Jiumat (6/5/2020) mengatakan, untuk mendapatkan stok gas elpiji 3 kg dirinya bahkan sampai harus mencari ke beberapa tempat, bahkan sampai di wilayah Kecamatan Tinambung.

“Kalau harga di pangkalan masih harga normal, tapi masalahnya sekarang stok tabung gas kosong, karena penjualannya ada waktu tertentu terpaksa saya mencari ke kios dan toko yang masih memiliki stok, meskipun harganya cukup mahal Rp30 ribu per tabung,” ungkap Nurmiati.

Ia berharap agar pihak terkait, kuhusnya Dinas Perindag segera menertibkan harga penjualan tabung gas yang 3 kilo gram, khususnya di tingkat pengecer agar masyarakat tidak terbebani.

“Bayangkan kalau mereka menjaul Rp30 ribu per tabung, keuntungannya lumayan, sedangkan di pangkalan hanya Rp18 ribu,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu,  Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Majene, Busri Kamedi dihubungi melalui telpon mengataakan, terkait melambungnya harga gas elpiji 3 kilo gram di tingkat pengecer, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan pemantauan.

“Saya akan perintahkan staf untuk melakukan memantauan harga elpiji 3 kilo gram, khususnya di tingkat pengecer, termasuk juga pelayanan pembelian bagi masayaarakat, karena beberapa hari ini kami menerima keluhan dari warga ada beberapa agen yang tidak melayani warga setempat, itu juga yang menjadi perhatian,” katanya. (Ali)