Puskesmas Pulau Sembilan Habis Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Puskesmas Pulau Sembilan Habis Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Sinjai,Upeks.co.id— Puskesmas yang terletak di dusun barat desa, pulau harapan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai terbakar, Rabu (04/05/2022) dini hari.

Kejadian kebakaran diketahui berawal dari seorang bidan bernama Hasriani yang terbangun untuk buang air kecil. Bau hangus dari ruangan kesehatan ibu dan anak (KIA) lantas tercium, hingga dilakukan pengecekan rupanya sudah habis terbakar.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Puskesmas Pulau Sembilan, Agus Salim, saat ini kondisi Puskesmas Pulau Sembilan rata dengan tanah dan penyebab kebakaran diduga karena arus korsleting listrik.

“Bangunan sudah rata dengan tanah, tidak ada yang disisa akibat kebakaran dan diduga kebakaran karena korsleting listrik, karena teman-teman yang jaga tidak ada yang menyalakan kompor,” ujarnya.

Agus salim menjelaskan, pada saat insiden terjadi tidak ada pasien yang dirawat inap dan belum di ketahui persis berapa kerugian yang dialami akibat kebakaran tersebut

“Alhamdulillah tidak ada korban dan pasien kosong pada saat kebakaran terjadi dan kami belum mengetahui berapa kerugian akibat kebakaran ini,” tuturnya.

Peristiwa yang menghanguskan bangunan puskesmas hingga rata dengan tanah inipun tengah diusut aparat kepolisian.

“Kita akan melakukan penyelidikan tentang penyebab terjadinya kebakaran,” kata Kasubag Humas Polres Sinjai, AKP Fatahuddin.

“Kita berharap bantuan dan dukungan dari warga masyarakat agar proses penyelidikan yang dilakukan dapat segera mengungkap penyebab terjadinya kebakaran ini,” ujarnya.

Dugaan sementara penyebab kebakaran Puskesmas Pulau Sembilan disebabkan korsleting listrik, tepatnya di ruangan kesehatan ibu dan anak. Namun demikian Fatahuddin akan melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk memastikan.

“Kita akan berkoordinasi dengan Labfor Cabang Makassar terkait kejadian kebakaran tersebut,” pungkas Fatahuddin.

Dari data kepolisian, insiden itu turut menghanguskan barang inventaris Puskesmas Pulau Sembilan, baik alat elektronik, hingga alat kesehatan. Dengan total kerugian ditaksir sebesar Rp1,5 miliar. (aw)