Pelaksanaan Putusan Hakim Praperadilan Bukan Lagi Kewenangan Penyidik Polda

Pelaksanaan Putusan Hakim Praperadilan Bukan Lagi Kewenangan Penyidik Polda
MAKASSAR, UPEKS.co.id — Praperadilan dengan nomor : 7 /pid.pra/ 2022/PN.MKS yang diajukan tersangka dugaan penipuan dan penggelapan hingga saat ini masih berpolemik.
Pasalnya, penyidik Polda Sulsel dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), hingga saat ini belum melaksanakan putusan Praperadilan yang dikabulkan oleh Hakim di Pengadilan Negeri Makassar.
Menanggapi hal itu, Kasubdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Sulsel, AKBP Ahmad Mariadi dikonfirmasi mengatakan bahwa putusan Praperadilan yang mana di kabulkan permohonan dari lawyer tersangka Hamsul, telah diterima amar putusannya.
Ahmad Mariadi menyebut, yang namanya putusan Hakim wajib untuk dilaksanakan, tetapi ada hal yang perlu dijelaskan bahwa putusan tersebut atas perintah Hakim Praeradilan, namun pihaknya tidak bisa laksanakan sesuai dengan perintah Hakim tersebut.
“Karena semua amar putusan tersebut sudah bukan kewenangan kami untuk laksanakan. Karena kasus tersebut telah P21 dan telah Kami tahap 2 ke Kejaksaan. Sehingga semua sudah kewenangan kejaksaan, tidak ada lagi kewenangan dari penyidik kepolisian untuk melaksanakan putusan tersebut, ” sebutnya, Selasa (10/5/22).
Lanjut mantan Kapolsek Rappocini ini menjelaskan bahwa sebenarnya surat hasil gelar perkara khusus di Wasidik Bareskrim tidak bisa dijadikan sebagai surat untuk bukti di Praperadilan, karena jelas daalm surat tersebut hanya untuk kepentingan Internal Kepolisian.
Kemudian jelas Ahmad Mariadi, hasil gelar tersebut telah dilaksanakan oleh Penyidik sebelum melakukan pemeriksaan terhadap tersangka hamsul. Dimana rekomendasi gelar, penyidik telah penuhi semua sesuai apa yang disarankan dalam rekomdasi gelar perkara khusus itu.
“Dan ini sudah jelas di atur dalam KUHAP dan SOP. Proses Penyidikan apa bila telah P21 dan tahap 2, tersangka dan Barang bukti diserahkan kepada JPU. Berarti itu sudah bukan kewenangan pihak penyidik Kepolisian lagi, ” bebernya.(Jay)