Kampung Tanetea di Gowa Harus Menempuh Jarak Berkilometer untuk Beribadah

Kampung Tanetea di Gowa Harus Menempuh Jarak Berkilometer untuk Beribadah

GOWA, Upeks– Di tengah majunya era digitalisasi saat ini, tentu sangat berperan penting dalam mendukung suatu pembagunan daerah. Namun hal yang berbeda harus dirasakan oleh mereka yang tinggal di pelosok desa.

Masyarakat Kampung Tanetea, Dusun Ompoa, Desa Bontotanganga, Kabupaten Gowa adalah salah satunya, keberadaan mereka yang tinggal di pelosok desa tersebut membuktikan mereka masih sangat kekurangan.

Bacaan Lainnya
 

“Kampung ini sudah kurang lebih 40 tahun adanya, 20 tahun terakhir ini perlahan warga yang tinggal semakin bertambah, tentunya kami disini sangat membutuhkan fasilitas yang memadai juga, apalagi permasalahan ibadah,” cerita Badu salah satu tokoh masyarakat kampung Tanetea.

Disaat tim Aksi Cepat Tanggap mengunjungi kampung ini, kondisi jalan yang licin dan bebatuan turut menjadi perhatian.

“Kondisi jalan yang seperti inilah yang harus dilewati oleh masyarakat yang tinggal di kampung ini, jalan ini ditempuh kurang lebih 2 KM berjalan kaki jika warga ingin hendak melaksanakan sholat berjamaah di masjid ataupun aktivitas lainnya,” tutur Firman dari Tim ACT Sulsel disaat berkunjung pada Ahad  (29/5/2022).

Tidak adanya Mushollah ataupun Masjid, menjadi kekhawatiran bagi warga kampung Tanetea, latar belakang pekerjaan yang hanya sebagai butuh tani tidak mumpuni untuk membangun rumah ibadah dari penghasilan mereka yang pas-pasan.

Mereka berharap, Mushollah di Kampung Tanetea segera bisa terbangun agar para warga bisa beribadah lebih tenang tanpa harus jauh-jauh lagi ke luar perkampungan. (*)

Pos terkait