Kembangkan Kapasitas, 340 Penyuluh Perikanan Ikut Workshop

  • Whatsapp
Kembangkan Kapasitas, 340 Penyuluh Perikanan Ikut Workshop

MAROS, Upeks —  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan  Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau menggelar workshop dan pameran nasional bagi penyuluh perikanan.

Sebanyak 340 penyuluh hadir.  Meraka berasal dari tiga provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Jl Makmur Dg Sitakka, Senin (23/5/2022).

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP), I Nyoman Radiarta, mengatakan workshop ini sengaja digelar untuk memberikan informasi tambahan bagi para penyuluh.

“Kami memberikan bekal terkait program – program prioritas di Kementrian Kelautan dan Perikanan,” bebernya.

Dia mengatakan saat ini Kementrian Kelautan dan Perikanan mempunyai beberapa program prioritas.

“Program prioritas kami yaitu, pengembangan kampung budidaya, pengembangan nelayan maju, makanya kami ingin para penyuluh di berikan pelatihan agar memahami program program prioritas saat ini,” jelasnya.

Dia mengatakan hal ini perlu dilakukan untuk menambah informasi terbaru terkait teknologi bagi penyuluh.

“Perlu ditambah informasi terkini terkait teknologi informasi agar bisa membagikan langsung kegiatan yang mereka lakukan dilapangan, agar saat mereka melakukan kegiatan itu dapat sampai langsung kepusat,” bebernya.

Diapun mengapresiasi semangat para penyuluh.

“Kami sangat apresiasi kehadiran mereka, mereka hadir dengan modal swadaya, negara tidak membiayi dan itu keinginan mereka sendiri untuk belajar,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan, Lilly Aprilia Pregiwati, menjelaskan worshop dilakukakan untuk menyesuaikan program program prioritas terbaru dari Kementrian Kelautan dan Perikanan.

“Untuk memperbaiki pelayanan dimasyarakat, jadi kita berikan bekal agar dapat bekerja dengan sebaik mungkin,” bebernya.

Selain itu dia mengatakan Worshop ini juga dirangkaikan dengan pameran produk UMKM.

“Jadi tak hanya sekedar menampilkan produknya saja, tapi kami juga mengahadirkan para distributor dari pusat ole oleh dan retail modern,” jelasnya.

Kemudian, para penyuluh juga akan dibekali literasi perbankan.

“Agar para pelaku usah mikro yang penyuluh damoingi bisa maju dan sejahtera,” tutupnya.(alfi)