Kasus Penipuan Investasi Tambang Digital Dilimpah ke Pengadilan

Kasus Penipuan Investasi Tambang Digital Dilimpah ke Pengadilan

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan bisnis investasi tambang digital (Bitcoin), telah dilimpahkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel ke Pengadilan Negeri Makassar, Senin (9/5/22) kemarin.

Berdasarkan surat tanda terima pelimpahan perkara acara pemeriksaan biasa, diterima oleh Rina Syarif selaku petugas PTSP Pengadilan Negeri Makassar.

Bacaan Lainnya

Diketahui dalam kasus itu, saksi korban Jimmy Chandra telah melaporkan terdakwa dengan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan, karena telah memberikan dana yang cukup besar kepada terdakwa Hamsul.

Namun bisnis yang dijanjikan tersebut tidak membuahkan hasil sebagaimana yang telah dijanjikan terdakwa kepada Korban. Akibat perbuatan terdakwa bersama dengan saksi Zulfikar, korban  mengalami total kerugian sebesar Rp. 5.979.500.000.

Menurut Kasi Penkum Kejati SulSel Soetarmi, terdakwa Hamsul bersama dengan saksi Zulfikar melanggar Pasal 372 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana ATAU diancam pidana dalam Pasal 378 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Saat ini para terdakwa oleh majelis hakim diberikan penahanan kota, ” ucap Soetarmi. (Jay)