Flafon UGD Runtuh, Ketua LSM LMR-RI; Pihak Rumah Sakit Harusnya Minta Maaf Terbuka

Flafon UGD Runtuh, Ketua LSM LMR-RI; Pihak Rumah Sakit Harusnya Minta Maaf Terbuka

ENREKANG, UPEKS.co.id — Ketua Komda Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Kabupaten Enrekang, Rahmat Lamada menyesalkan hingga saat ini tak ada permohonan maaf dari pihak manajemen RSUD Maspul Enrekang terkait insiden runtuhnya plafon di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) yang sempat mengganggu jalannya pelayanan.

Justru pihak RSUD Maspul sibuk mencari tau siapa oknum yang mengambil dan mengunggah video runtuhnya plafon tersebut di media sosial.

Bacaan Lainnya

“Memang insiden yang terjadi adalah musibah yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Tapi yang terjadi di UGD adalah kelalaian dan ini bisa mencelakai orang, apa yang terjadi di ruang UGD itu juga mengganggu jalannya pelayanan kesehatan”. Ujar Rahmat Lamada.

Menurutnya, pihak manajemen rumah sakit seharusnya meminta maaf secara terbuka kepada publik atas kelalaian itu.

Bahkan bisa saja di luar sana masyarakat menunggu klarifikasi terbuka oleh pihak RSUD Maspul yang mungkin menganggap kejadian tersebut adalah hal yang biasa.

” Apa yang terjadi harusnya dijadikan pelajaran sehingga kedepan rumah sakit Maspul dapat lebih meningkatkan pelayanan sehingga pasien merasa nyaman dan aman selama berada di area RS,” pungkasnya.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan baik Direktur RSUD Maspul maupun Kabid Pelayanan belum juga mengangkat teleponnya saat dihubungi Upeks.

Sekedar mengingatkan kembali bahwa kemarin, pada Hari Minggu ,(15/5/2022) telah terjadi insiden runtuhnya plafon di ruang UGD dan kejadian tersebut sempat membuat layanan di ruang tersebut terganggu. (Sry)