Dugaan Penyelewengan Uang Reses Anggota DPRD Barru Mencuat

  • Whatsapp
Dugaan Penyelewengan Uang Reses Anggota DPRD Barru Mencuat

Barru,Upeks.co.id— Dugaan penyelewengan anggaran uang reses  bagi sejumlah anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten Barru bersumber dari APBD tahun 2021 menjadi buah pembicaraan dan mencuat di tengah masyarakat.

Sejumlah pertanggungjawaban anggota DPRD Barru  berupa uang reses diduga kuat fiktif atau tidak ada pertanggungjawaban sehingga menjadi temuan badan pemeriksa keuangan (BPK) Makassar dari anggaran tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Barru, Lukman yang dikonfirmasi di kantornya terkait temuan tersebut mengakui adanya temuan bagi sejumlah anggota DPRD Barru.

“Saya baru seminggu terima hasil pemeriksaan BPK dan memang terdapat temuan terkait ada yang reses sejumlah anggota DPRD,” ungkap ketua DPRD dari partai NasDem ini.

Lukman menjelaskan bahwa laporan pertanggungjawaban uang reses anggota DPRD memang tidak tertib.

“Memang laporan pertanggungjawaban keuangan untuk reses tiga anggota DPRD itu tidak lengkap, tidak ada foto, absen sehingga menjadi atensi BPK,” jelasnya.

DPRD kata dia, akan segera bentuk tim untuk membahas temuan tersebut dan menginstruksikan kepada tiga anggota DPRD untuk melakukan pengembalian.

“Kita akan segera bentuk tim untuk bahas masalah ini sesuai petunjuk BPK harus mengembalikan, baik dicicil ataupun dilunasi sekaligus,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa jumlah uang reses anggota DPRD Barru setiap tahunnya  selama reses tiga kali setahun mencapai miliaran rupiah. (Ama)