Diduga Terima Uang Dari Kades, Pengawasan Kejati Periksa Internal Pidsus Kejari Bone

Diduga Terima Uang Dari Kades, Pengawasan Kejati Periksa Internal Pidsus Kejari Bone

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Tim Pegawasan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah internal Pidana Khusus (Pidsus),  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone.

Pemeriksaan itu dilakukan, terkait 

Bacaan Lainnya

adanya dugaan oknum Jaksa yang diketahui sebelumnya menjabat selaku Kasi Pidsus Kejari Bone berinisial AK, tersandung kasus dugaan penerimaan uang kerugian negara senilai 300 juta dari keluarga Kepala Desa (Kades) Letta Tanah dengan cara cash dan transfer.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmo dikonfirmasi membenarkan hal itu. “iya betul ada dari Tim Pengawasan Kejati yang turun,” kata Soetarmi saat dihubungi, Selasa (12/4/22).

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Bone, Andi Hairil Akhmad dikonfirmasi, juga membenarkan hal tersebut.

Menurut Hairil, sejumlah saksi-saksi telah diperiksa untuk dimintai keterangan, termasuk di internal Pidsus Kejaksaan Bone.

 

“Benar, Tim Pemeriksa dari Kejati Sulsel ke Kejari Bone. Sejumlah saksi-saksi telah diperiksa untuk dimintai keterangan, termasuk di internal Pidsus Kejaksaan Bone. 

Diketahui sebelumnya, Ahmad, Kepala Desa Letta Tanah, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, sebut oknum Jaksa mantan Kasi Pidsus Bone berinisial AK, menerima dana 300 juta rupiah.

Dimana uang tersebut notabene sebagai bukti pengembalian kerugian negara atas kasus dugaan korupsi dana desa Letta Tanah, Bone, tahun anggaran 2019. Namun diduga diambil oleh AK. (Jay)