Peningkatan Konsumsi Masyarakat Dorong Pertumbuhan Ekonomi

  • Whatsapp
Peningkatan Konsumsi Masyarakat Dorong Pertumbuhan Ekonomi

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Pemerintah Pusat telah mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat yang telah menerima vaksin Covid-19 secara lengkap dalam melakukan perjalanan sudah tidak diwajibkan lagi melakukan tes PCR.

Hal ini menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian lebih maksimal lagi, karena kebijakan tersebut akan mendorong konsumsi masyarakat. 

Bacaan Lainnya

Senada yang diungkapkan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Iwan Darmawan Aras, bahwa untuk mendorong perekonomian baik regional maupun nasional yakni perlu peningkatan konsumsi masyarakat.

Ia menyebutkan dengan peningkatan konsumsi masyarakat maka akan terjadi perputaran ekonomi tidak hanya kalangan atas tapi kalangan bawah. 

“Konsumsi masyarakat perlu kita tingkatkan, agar terjadi perputaran ekonomi di bawah,” ungkap AIA sapaanya baru-baru ini.

Tak hanya itu. Menurut Andi Iwan yang juga harus dilakukan dalam mendorong perekonomian adalah memperbaiki daya beli masyarakat, memberikan bantuan kepada masyarakat serta adanya penciptaan lapangan kerja.

“Dengan memperbaiki daya beli masyarakat melalui sejumlah bantuan dari pemerintah dan penciptaan lapangan kerja juga menjadi langkah mendorong perekonomian,” tukas Andi Iwan.

Lebih jauh Andi Iwan mengatakan, dukungan dalam meningkatkan perekonomian adalah perlunya dilakukan pemulihan iklim usaha dan investasi dengan melalui penyederhanaan izin, promosi peluang investasi dan sebagainya.

“Pemulihan iklim usaha dan investasi, melalui kebijakan penyederhanaan izin, promosi peluang investasi, serta stimulus akses permodalan kepada pelaku usaha makro dan mikro,” ucap Andi Iwan.

Termasuk didalamnya, Kata Andi Iwan komitmen dari Kadin Sulsel dalam mendorong penggunaan produk daerah dan tenaga kerja dari Sulsel itu sendiri.

“Termasuk komitmen Kadin Sulsel dalam mendorong penggunaan produk daerah dan tenaga kerja dari sulawesi selatan, serta sinergi Kadin Sulsel dengan pelaku usaha UMKM di Sulawesi Selatan,” tanda Andi Iwan

Sebelumnya Andi Iwan menyebut pertumbuhan ekonomi Sulsel selama 2021 berhasil tumbuh 4,65 persen.Angka tersebut sambung AIA sapaannya melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 3,69 persen. 

Artinya ada optimisme ekonomi Sulawesi Selatan bisa mengalami peningkatan di tahun 2022. “Melihat geliat ekonomi di Sulsel pada tahun 2021 tumbuh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional artinya optimisme ekonomi Sulawesi Selatan bisa mengalami peningkatan di tahun 2022,” ujar Andi Iwan 

Melihat geliat ekonomi di Sulsel secara perlahan kembali pulih ditengah hantaman pandemi Covid-19. Menurut AIA pada tahun 2022 perlu adanya sinergi dari berbagai stakeholder atau pihak, seperti masyarakat, pemerintah dan pengusaha.

“Tahun 2022 ini sinergi pelaku usaha, masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penentu dalam pemulihan ekonomi di Sulsel,” tutup Andi Iwan (Rasak)