Oknum Kalapas Klas llB Takalar Diduga Punguti Iuran Handphone Warga Binaan, Nilainya Fantastis

  • Whatsapp
Oknum Kalapas Klas llB Takalar Diduga Punguti Iuran Handphone Warga Binaan, Nilainya Fantastis

Takalar,Upeks.co.id-– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas llB Takalar kembali menuai sorotan. Pasalnya, oknum Kalapas diduga melakukan pungutan terhadap warga binaan.

Dimana, warga binaan yang ingin menggunakan Handphone (HP) secara bebas di dalam Lapas, diduga wajib membayar iuran sebesar Rp250 ribu per minggu.

Bacaan Lainnya

“Iye ada iuran Rp250 per minggu. Iuran ini dikumpulkan oleh inisial A bertugas sebagai Korpe (Warga binaan pembantu petugas Lapas), nanti setelah terkumpul, baru dia setor ke Kalapas,” ungkap salah seorang warga binaan yang dirahasiakan identitasnya demi keselamatannya di dalam Lapas.

Ia mengatakan, dari total 700 warga binaan yang ada di dalam Lapas Kelas IIB Takalar, hampir semua warga binaan menggunakan HP.

“Mayoritas semua warga binaan disini memakai HP. Kalaupun ada Sidak (Inspeksi Mendadak), itu mereka yang membayar sudah disampaikan sebelumnya bahwa akan Sidak. Jadi, HP nya disembunyikan dulu, nanti habis Sidak baru mereka pakai lagi,” bebernya.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Takalar, Rasbil yang dikonfirmasi menampik dugaan tersebut.

“Itu tidak benar, pak. Mungkin bisa tahu siapa korveinya, biar nanti KPLP (Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) yang menindaklanjuti,” kilahnya via pesan WhatsApp, Selasa (8/3/2022).

“Mohon kerjasamanya agar tidak lagi ada pelanggaran penggunaan HP maupun pungutan liar di Lapas Takalar,” lanjutnya.(rif)