Kerjasama Unicef, Dinkes Gelar Pertemuan Advokasi Bahas Imunisasi Rutin dan Imunisasi Bulan

Kerjasama Unicef, Dinkes Gelar Pertemuan Advokasi Bahas Imunisasi Rutin dan Imunisasi Bulan

ENREKANG,UPEKS.co.id Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang menggelar Pertemuan Advokasi Pemangku Kepentingan seperti Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama terkait imunisasi rutin dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kabupaten Enrekang.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Unicef, Yayasan Gaya Celebes (YGC), Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dan dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang.

Bacaan Lainnya

Acara berlangsung sehari, di Meeting Room, Wisata Maballo Enrekang, Senin (7/3/2022) dan dihadiri sekitar 30 peserta.

Direktur Yayasan Gaya Celebes (YGC) Drs. H. Andi Akbar Halim, M. Kes mengatakan kegiatan ini dilakukan di 12 Kabupaten/Kota terpilih salah satunya adalah Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini di support dari Donasi Pemerintah dan masyarakat Jepang serta Unicef perwakilan Sulsel dan Maluku.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui Stakeholder terutama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat agar supaya sosialisasi tentang pelaksanaan imunisasi rutin, imunisasi bulan dan imunisasi anak sekolah,” Ujarnya.

Andi Akbar menyampaikan langkah untuk pertemuan advokasi ini perlu dilakukan agar masyarakat terutama orang tua bisa menerima bahwa sesungguhnya kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun dan itu merupakan hak anak agar hidup lebih sehat.

Sementara itu, Sekdiskes Enrekang, Syahrir mengatakan secara umum menyampaikan terimakasih karena Kabupaten Enrekang salah satu daerah yang menjadi lokus untuk advokasi.

Imunisasi anak terhalang oleh adanya pandemi Covid-19. Kondisi ini yang membuat para orang tua beranggapan bukan imunisasi anak sekolah (Bulan) ini sama dengan vaksinasi Covid-19.

“Untuk itu kami mohon agar seluruh stakeholder membantu kami untuk memberikan pengertian kepada para orang tua dan anak-anak kita betapa pentingnya Bulan Imunisasi Anak Sekolah untuk kebaikan mereka juga,” Kata Syahrir.

Sementara itu, Salman Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinkes kabupaten Enrekang menekankan Pentingnya Imunisasi rutin dan Bias dilakukan sebagai imunisasi lanjutan. 

Untuk itu, Dinkes Enrekang kembali akan melakukan vaksinasi MR padahal sementara kita juga bergelut dengan vaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi ini mampu menekan angka kematian diseluruh dunia dan dapat mencegah 26 jenis penyakit tertentu. Selain itu imunisasi MR juga mampu mengurangi resistensi antibiotik dengan adanya vaksinasi tersebut bisa menekan resistensi,” ujar Salman.

“Cakupan vaksinasi kita saat ini rendah karena orang tua takut membawa anaknya ke Puskesmas

untuk di imunisasi apalagi selama adanya pandemi Covid-19,” tambahnya.

Untuk kegiatan ini, Dinkes Enrekang meminta dukungan semua pihak,  berbicara tentang imunisasi agar masyarakat tidak lagi ragu untuk melakukan vaksinasi. (Sry)