Kejaksaan Tangkap DPO Terpidana Investasi Bodong 

Kejaksaan Tangkap DPO Terpidana Investasi Bodong 

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung RI bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sulsel, berhasil mengamankan buronan tindak pidana perbankan berupa investasi jasa keuangan ilegal atau investasi bodong.

Terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu yakni Yohanis Tandilangi Alias Totti (29) watga Jl Asoka II/8 Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. DPO itu merupakan Direktur Pemasaran PT Axelle Jaya Manajemen.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Idil menjelaskan, terpidana ini merupakan buronan dari Kejaksaan Tinggi Sulsel. Terpidana diamankan di Jl Kayu Manis I Lama Gg. 4, Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Selasa (8/3/22).

Bacaan Lainnya

Menurut Idil, ketika dipanggil sebagai terpidana oleh Jaksa Eksekutor Kejati Sulsel, terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut sehingga dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Setelah dilakukan pencarian secara intensif oleh Tim Tabur)l Kejaksaan Agung dan Kejati Sulsel, terpidana Yohanis berhasil dieksekusi dan akan dieksekusi di Kejari Toraja, ” ucap Idil.

Yohanis sendiri beber Idil, ditetapkan DPO berdasarkan Putusan PT Nomor : 697 /Pid Sus/2020/PT. MKS tanggal 1 Februari 2021 dan Putusan Kasasi Nomor : 2169 K/Pid.Sus/2021 tanggal 30 Agustus 2021.

“Dimana terpidana Yohanis dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana perbankan secara bersama-Sama berupa Investasi jasa keuangan ilegal atau investasi bodong yang mengakibatkan kerugian nasabah mencapai Rp. Rp.131.098.262.661, ” kata Idil, Rabu (9/3/22).

Akibat perbuatannya lanjut mantan Kasi Pidum Kejari Parepare ini, Terpidana dijatuhi pidana penjara selama lima tahun serta denda masing-masing sebesar Rp. 10.000.000.000.

“Melalui program Tabur Kejaksaan, kami mengimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan, ” imbuhnya.(Jay)