Dikhawatirkan Melarikan Diri ke Luar Negeri, Terpidana Pemalsuan Dicekal

  • Whatsapp
Dikhawatirkan Melarikan Diri ke Luar Negeri, Terpidana Pemalsuan Dicekal

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Panca Trisna, salah seorang terpidana penggunaan surat palsu gagal dieksekusi oleh tim jaksa eksekutor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel bersama Kejari Makassar, Kamis (10/3/22) lalu.

Setelah gagal dilakukan eksekusi, Jaksa Eksekutor kemudian melakukan tindakan pencekalan terhadap terpidana Panca Trisna yang saat ini keberadaanya belum diketahui.

Bacaan Lainnya

“Pencekalan kita lakukan, karena dikhawatirkan terpidana melarikan diri keluar negeri. Pencekalan dilakukan kerjasama dengan Imigras, ” kata Plh Kasi Pidum Kejari Makassar, Andi Hairil Akhmad, Kamis (24/3/22).

Andi Hairil Akhmad mengaku, upaya eksekusi telah dilakukan dan pihaknya menjanjikan untuk melakukan upaya paksa, jika terpidana kembali melakukan hal yang sama. Meski begitu, untuk sementara terpidana akan disurati secara resmi.

“Pertama kita akan bersurat dulu, kami panggil secara patut. Tapi kalau sampai 3 kali tidak merespon dan mangkir kita langsung mengeluarkan surat ketetapan sebagai DPO,” tegas Andi Hairil Akhmad.

Dengan kejadian ini, Andi Hairil Akhmad meminta agar Panca Trisna kedepannya bisa kooperatif, sebab menjadi DPO bukanlah langkah yang patut.

“Menjadi DPO tentu bukan langkah yang patut sehingga saya berharap terpidana dalam hal ini Panca Trisna bisa koperatif dengan datang ke Kejaksaan Negeri Makassar, ” ucapnya.

Terpidana diketahui telah dinyatakan bersalah melanggar pasal 266 ayat (1) dan (2) KUHP sesuai putusan Pengadilan Tinggi No 59K/Pid/2022 tertanggal 26 Januari 2022 dan dijatuhi hukuman 2 tahun penjara.

Dimana Terpidana Panca Trisna, diketahui telah mengklaim sebuah lahan dengan menggunakan akta palsu disebuah kawasan pergudangan di Kawasan Industri Makassar. (Jay)