Da’i Diharap Dakwah Bilhikmah dan Hindari Radikal

Da'i Diharap Dakwah Bilhikmah dan Hindari Radikal

PANGKEP,UPEKS.co.id Workshop Da’i zakat Badan amil zakat nasional (Baznas) Pangkep bekerjasama Kantor Kementerian agama (Kemenag).

Workshop dihadiri bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) bersama Dandim 1421 Pangkep.

Bacaan Lainnya

Workshop yang merupakan agenda rutin Baznas setiap jelang Ramadan, diikuti oleh 96 orang penyuluh agama se kabupaten Pangkep.

Da’i atau penceramah, diharapkan dalam menyampaikan ceramah agama dengan hikmah atau bilhikmah.

Da’i juga diharapkan dalam menyampaikan ceramah kepada masyarakat dengan lemah lembut.

“Pesan saya kepada Da’i, sampaikan dengan hikmah dan lembah lembut. Yang terpenting hindari yang namanya radikal, jangan berkata kasar kepada jamaah,”ujar Kakan Kemenag Pangkep, Muhammad Nur Halik.

Kakan Kemenag Pangkep, Muhammad Nur Halik mengatakan, Da’i zakat seluruh penyuluh ini mampu berbicara tentang zakat dan mengajak masyarakat untuk sadar zakat.

“Jika Masyarakat tergugah, bahwa zakat setelah dikeluarkan akan berfungsi sosial untuk kepentingan orang banyak. Masyarakat kecil harus diangkat harkat, martabat dan harga dirinya melalui zakat,”terangnya. 

Senada dengan Kakan Kemenag, Pengurus Baznas Pangkep Arif Arfah berharap agar para penyuluh ini menyampaikan agar masyarakat menyalurkan zakat melalui Baznas. (Sah)