Aktivis Antikorupsi Minta Polisi Tegas Terhadap Kasus Calo CPNS

  • Whatsapp
Aktivis Antikorupsi Minta Polisi Tegas Terhadap Kasus Calo CPNS

ENREKANG,UPEKS.co.id– Terkait 3 tersangka Calo penerimaan CPNS di Enrekang tahun 2021 yang pelakunya saat ini berada dalam tahanan Polres Enrekang, aktivis AntiKorupsi, Rahmawati Karim angkat bicara.

Ketiga oknum ini berlatar belakang PNS 2 orang dan 1 tenaga honorer di salah satu SMPN di Enrekang.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, proses rekruitmen CPNS memang sarat dengan penyimpangan mulai proses awal hingga penetapan kelulusan salah satunya praktik suap.

Untuk itu, Rahma menegaskan agar pihak Kepolisian tegas terhadap oknum ASN yang tersangkut kasus calo perekrutan CPNS dan mesti mendalami keterlibatan oknum lainnya termasuk pejabat di Enrekang. Dan perlu juga didalami adanya praktik lainnya selain cloning.

“Biasanya penyimpangan menggunakan calo semacam ini tidak berdiri sendiri. Apalagi dilakukan dalam instansi Pemerintah yang prosesnya melibatkan banyak tim,” ujarnya.

Rahma menegaskan, seharusnya praktik kecurangan dalam proses rekrutmen CPNS di Enrekang tidak lagi terjadi agar dapat melahirkan pelayan rakyat yang berintegritas. Pasalnya, proses yang diawali dengan korupsi, bakal berdampak pada kualitas layanan publik.

“Keterpilihan pegawai lewat korupsi jenis suap kemungkinan besar berpikir mengembalikan biaya yang dikeluarkan sebelumnya. Proses pengembaliannya dengan memanfaatkan jabatannya atau pengaruhnya lewat program yang dilakukan. Misalnya meminta biaya administrasi termasuk meminta fee proyek atau menerima pemberian dari proses layanan,” tutur Rahma.

Untuk itu, Rahma meminta agar Polisi tak main-main dalam mengusut kasus percaloan di Enrekang.

Disisi lain, Kapolres Enrekang AKBP Arief Doddy Suryawan mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan kepada wartawan terkait kasus tersebut, Karena masih dalam proses penyidikan.

“Nanti kami akan sampaikan setelah tersangka dilimpahkan ke Kejaksaan atau setelah proses penyidikan tuntas,” kata Kapolres. (Sry)