Minyak Goreng di Pasar Sentral Majene Mulai Langka, Pedagang Mengeluh

  • Whatsapp
Minyak Goreng di Pasar Sentral Majene Mulai Langka, Pedagang Mengeluh

MAJENE,UPEKS.co.id Sejak sepekan terakhir ini minyak goreng kemasan mulai langka di pasar Sentral Majene. Sejumlah pedagang dan distributor kini tidak lagi memilik stok minyak goreng untuk dijual.

Kondisi itu pun memaksa para pedagang makanan dan gorengan beralih untuk membeli minyak goreng Meski harganya telah sesuai dengan ketetapan pemerintah yakni Rp14 ribu, namun adanya pembatasan jumlah pembelian menjadi kendala tersendiri.

Bacaan Lainnya

Sejak pemerintah  menetapkan harga minyak goreng kemasan satu liter yakni Rp14.000 minyak goreng kemasan mulai sulit dijumpai di beberapa pasar tradisonal di Majene, akibatnya banyak pedagang di pasar mengeluhkan dan mengaku bingung mengingat, modal harga beli pedagang terhadap pemasok (Distributor) terlanjur tinggi.

Seperti minyak goreng kemasan 1 liter merek Sabrina. Dari pantauan di Pasar Sentral Majane, harga jual Rp. 15.000 bahkan Rp.16.000, padahal sebelumnya disepakati Rp. 14.000 per liter.

Salah satu pedagang di pasar Sentral Majene, Hasmiah mengungkapkan, beberapa hari ini ia menjual minyak goreng kemasan satu liter dengan harga rata-rata Rp.14.000 per liter. Termasuk merek Sabrina.

“Namun, harga ini tidak berlaku pada semua minyak goreng, ada juga minyak goreng kemasan satu liter yang dijual di atas Rp14.000 seperti merek Bimoli. Kalau Bimoli memang modalnya di atas, jadi tidak bisa dijual Rp 14.000,” ungkap Hasmia, Minggu (6/2/2022).

Meki demikian, kata Hasmiah, ada saja kendala dalam pemberlakuan satu harga tersebut, apalgi saat ini stok minyak menjadi sulit. Pasalnya, pihak distributor menjadi membatasi pembelian yang dilakukan para agen atau pedagang.

“Jadi memang harga sudah turun, tapi menjadi persoalan karena minyak menjadi sulit didapatkan. Distributor hanya memberikan beberapa kemasan saja dalam waktu dua minggu para pedagang hanya dijatah 2 dos, itupun terkadang kita tidak kebagian. Kami berharap, dengan normalnya harga minyak nanti juga dapat diikuti ketersediaan barang,” pungkasnya.

Senada juga dikatakan pedagang lainnya Nana, untuk saaat ini ia menjual minyak goreng merek Sabrina kemasan satu liter dengan harga Rp15.000 agar memperoleh keuntungan.

“Modalnya  kita ambil dari agen harganya memang sudah Rp. 14.000 lebih, jadi mau tidak mau harus kita jual Rp. 15.000 meski ada juga yang menjual Rp. 14.000,” ungkapnya. (Ali)