MAKASSAR, UPEKS.co.id – Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel, Andi Amanna Gappa, mengajak seluruh pihak mendukung percepatan penyelesaian proyek Kereta Api (KA) Trans Sulawesi rute Makassar-Parepare. Hal itu disampaikan saat menghadiri Forum Konsultasi Publik terkait Pengadaan Tanah Jalur KA Segmen E untuk Kabupaten Maros dan Kota Makassar di Kantor Camat Biringkanaya, Rabu (9/2/2022) kemarin.
Ia menekankan percepatan penyelesaian proyek KA perlu didukung seluruh pihak. Toh, kehadiran KA akan memberikan benefit multiplier effect yang luar biasa, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat. Di samping itu, sinergi dan kolaborasi dalam mendukung penuntasan proyek KA juga penting guna menjawab besarnya perhatian pemerintah pusat terhadap kehadiran moda transportasi baru itu di Sulsel.
“Ayo, mari semuanya kita bergandengan tangan, berkolaborasi dan bersinergi untuk memastikan proyek KA di Sulsel tuntas sesuai target dan perencanaan. Ini merupakan awal dari proyek KA Trans Sulawesi, yang menjadi perhatian dan prioritas pusat dan itu mesti kita kawal bersama,” ungkap Amanna Gappa, dalam keterangan persnya.
Ia mengimbuhkan berdasarkan rencana kerja pemerintah pusat, tepatnya Kemenhub, ada tiga proyek perkeretaapian yang menjadi priotas pada 2022. Nah, proyek KA Trans Sulawesi rute Makassar-Parepare diakuinya menjadi salah satu dari tiga proyek prioritas tersebut. Adapun dua proyek lain adalah pembangunan kereta api kecepatan tinggi di Pulau Jawa yakni Jakarta-Semarang dan Jakarta-Bandung serta pengembangan sistem angkutan umum massal di enam wilayah metropolitan.
“Sulsel patut berbangga karena proyek KA Trans Sulawesi rute Makassar-Parepare menjadi prioritas Kemenhub 2022. Itu harus dijawab dengan kinerja dan dukungan agar proyek tersebut bisa selesai tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Biringkanaya, Benyamin B. Turupadang, pada kesempatan itu menegaskan pihaknya mendukung kehadiran proyek KA di Sulsel, yang dipastikan pula melintasi Makassar. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan konsultasi publik sebagai upaya percepatan penuntasan proyek KA. Kehadiran moda transportasi massal itu diyakini mampu meningkatkan laju ekonomi dan juga sosial di masyarakat.
“Kami atas nama pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih banyak, sekaligus penghargaan yang setinggi-tingginya dengan adanya kegiatan ini, karena yang pertama tentu kedepannya akan meningkatkan percepatan di bidang ekonomi dan sosial,” ungkap dia.
Pada kesempatan itu, Camat Biringkanaya meminta para lurah segera membangun komunikasi dengan tim persiapan pelaksanaan dari perkeretaapian. Dengan begitu, tidak akan terjadi miss komunikasi di lapangan nantinya.
Sekadar diketahui, konsultasi publik pengadaan jalur KA itu dihadiri sejumlah pejabat terkait. Selain Kepala BPKA Sulsel dan Camat Biringkanaya, turut hadiri Kepala Dinas Pertanahan Makassar Akhmad Namsum, Kabid Pertanahan Dinas Perkimtan Sulsel Fakhruddin, Camat Tamalanrea A Salman, Perwakilan BPN Sulsel Hamzah, serta Tim Persiapan Pengadaan Tanah Provinsi Sulsel dan warga pemilik lahan. (mah)

