Kakanwil Kemenag se-Indonesia Kumpul di Balikpapan

Kakanwil Kemenag se-Indonesia Kumpul di Balikpapan

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Se-Indonesia berkumpul di Hotel Grand Senyiur Kota Balikpapan (Minggu, 31 Januari 2022) guna mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Rencana Kerja dan Anggaran 2022 serta Rancangan Rencana Kerja dan Anggaran 2023 Kemenag RI, termasuk Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Khaeroni.

Kegiatan yang Dihadiri Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI, Kepala Biro Umum pada Sekretariat Jenderal Kemenag RI ini, Ketua Forum Kakanwil Kemenag Se-Indonesia H. Muhammad Tambrin yang saat ini menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Prov.  Kalimantan Selatan beserta Jajarannya untuk membahas sejumlah Program dan Agenda Penting dan strategis di Tahun 2022.

Bacaan Lainnya

Kepala Pusat KUB Kemenag RI H. Wawan Djunaedi dikesempatan pertama materinya menyampaikan bahwa Sambil menunggu terbitnya Inpres terkait Tahun Toleransi , Kapus PKUB menyebut telah memiliki agenda kegiatan dalam menyambut moment  tersebut diantaranya Kickoff Harmoni Big (Pekan Harmoni Indonesia) yang direncanakan pada tanggal 17 – 21 Februari via Luring dan Daring  untuk seluruh Kanwil dan PTKN yang dipusatkan di salah satu destinasi wisata BPSB Likupang dan Kaima Kab. Minahasa Utara Prov. Sulut serta penyerahan Apresiasi Kepada Pemenang Harmoni Award.

Kapus KUB juga menekankan bahwa Terkait program kegiatan Penguatan Moderasi Beragama diorientasikan kepada para calon penggerak dan pelopor Moderasi Beragama di semua wilayah bahwa  peserta yang dilibatkan harus pelangi (dari beragam warna latar keagamaan) 

Sementara itu Kepala Biro Umum Setjen Kemenag RI H. Fesal  Musaad yang memaparkan Kebijakan Sarana dan Prasarana Kemenag RI bahwa Gambaran orientasi Anggaran Prioritas Kemenag RI selain Moderasi beragama dan Revitalisasi KUA, juga difokuskan ke Digitalisasi Layanan, dan Religiusity Indeks

Fesal Musaad meminta seluruh Kakanwil agar lebih aktif mendata kelengkapan sarana dan prasarana yang ada di wilayah kerjanya serta memilah mana yang perlu rehabilitasi, renovasi, pembangunan baru dan sebagainya untuk membantu desaun pengganggaran kita ke depan, ucap Mantan Kakanwil Sulawesi Utara ini.

Fesal Musaad lebih lanjut menyebut beberapa kelengkapan Sarana dan Prasarana yang masih perlu perhatian dari semua Kakanwil dan jajarannya guna menunjang peningkatan performance Kantor utamanya dalam hal pelayanan diantaranya :

1. Tata kelola parkir yang profesional dan sudah menggunakan tekhnologi digital

2. Menyediakan akses yang ramah bagi difabel

3. Menyediakan CCTV di tempat tempat strategis

4. Memperbaharui penampilan gedung kantor

5. Ramah lingkungan, ramah tekhnologi, nyaman dan aman 

6. Menciptakan suasana bekerja yang kondusif, serta kondisi pelayanan publik yang memuaskan

7. Melakukan pengaturan akses masuk khususnya ke ruang ruang penyimpanan dokumen penting

8. Sarana Drainase, Pembuangan Limbah dan Sampah

9. Ketersediaan Fasilitas Tempat Ibadah, Ruang Terbuka Hijau, Kantin dan Area untuk Olahraga.

10. Penyediaan Fasilitas Layanan seperti PTSP, Ruang Literasi dan Konsultasi, Laktasi serta Layanan Informasi.

Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Khaeroni Berkesempatan memaparkan sejumlah persiapan dan rencana event Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) tahun 2022 sekaligus Peringatan Hari Santri Nasional dimana Prov. Sulsel jadi Tuan Rumah.

Terkait Moderasi beragama Khaeroni menyebut bahwa masing masing Kanwil atau daerah memiliki style dan kreasi tersendiri menurut kebutuhannya, misalnya khusus Di Sulsel sudah Kemah Moderasi Beragama dan Kemah Lintas Iman, yang artinya bentuk kegiatanya boleh saja, asalkan tujuan dari Kegiatan tersebut bisa dimaksimalkan pencapaian Outputnya, Papar Kakanwil Kemenag Sulsel.

Menaggapi Pertemuan dan Rakor Forum Kakanwil, Khaeroni mengatakan bahwa ini adalah forum yang strategis, karena di forum ini kita bisa bersilaturahim, berkomunikasi, dan berbagi pengalaman, juga sebagai jembatan penghubung antara pusat dan daerah begitupun sebaliknya sehingga tugas–tugas Kemenag di wilayah masing-masing bisa semakin optimal,” ucap Khaeroni. (jar)