Dandim 1410/Btg Safari Shalat Subuh di Masjid Pondok Pesantren Khairul Umma

Dandim 1410/Btg Safari Shalat Subuh di Masjid Pondok Pesantren Khairul Umma

BANTAENG,UPEKS.co.id— Sebanyak 70 Jamaah Masjid Pondok Pesantren Khairul Umma Kab.Bantaeng ikut Program Rutin Safari Sholat Subuh Dandim 1410/Btg Letkol Arm Gatot Awan Febrianto,S.Sos bersama rombongan dalam rangka Silaturahmi kepada masyarakat Kab.Bantaeng,Senin(14/2).

Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu,Mayor lnf Kofidan (Kasdim),Peltu Abbas (Bati Log),Serma Ali Mahmudin (Mewakili Danramil 03),Sertu Ahmad Ramli (Babinsa Pattallassang),Subhan, S.E (Lurah Kepala Desa),Ustad Hasan, S. Ag (Pumpinan Pompes) dan Abd. Kadir,  S.Pd (Sekdes).

Bacaan Lainnya

Dandim 1410/Btg Letkola Arm Gatot Awan Febrianto dalam arahannya menyampaikan Terima kasih kepada Pak Ustad Hasan, S.Ag sebagai Kepala Pondok Pesantren Khairul Umma atas kesempatan yang diberikan kepadanya. Kami sebagai Komandan Kodim 1410/Bantaeng mempunyai program yaitu melaksanakan safari subuh di Masjid-masjid di wilayah Kab.Bantaeng ini dan alhamdulillah untuk kesempatan safari subuh kali ini berada di Pondok Pesantren Khairul Umma ini.

Lanjut kata dia,Sebagai santri dan santriwati harus semangat belajar menuntut ilmu apalagi ilmu agama sangat luar biasa manfaatnya hidup di dunia maupun di akhirat  insya Allah kita akan selamat.

“Pada umumnya santri dan santriwati yang paling berat dirasakan adalah rindu kepada kedua orang tua, tapi yakin bahwa sekarang kamu merasakan beratnya menutut ilmu tetapi kelak nanti kamu akan merasakan nikmatnya ilmu itu,” kata dia.

Kemudian kata dia,Kami sebagai orang tua juga merasakan rindu kepada anak karena kami juga punya anak dua yang mondok seperti kalian, jadi bukan anak saja yang rindu kepada orang tua tetapi sebaliknya orang tua pun sama merindukan anaknya, kesemuanya itu demi ilmu agama.

 

“Jika kelak nanti kamu sudah lepas dari Pondok ini dan bergabung ke masyarakat maka pergunakanlah ilmu yang kamu dapat selama di Pondok Pesantren ini dan menjadi contoh yang baik di masyarakat,” harapnya.

“Alhamdulillah ada program dari Bapak Kasad untuk para Santri hafis yang ingin menjadi anggota TNI agar mempersiapkan diri,karena tidak lama lagi pendaftaran akan segera dibuka dan tidak di pungut biaya. Untuk itu yang berminat menjadi anggota TNI maka mulailah dari sekarang mempersiapkan diri yaitu, kesehatan, Jasmani (Lari 12 menit, Push Up, Puul Up, Sit Up dan Shuttle Run), Psikologi dan Akademik,” tandasnya.

Kami ingatkan kepada anak-anak sekalian  agar senantiasa memperbanyak sedekah dan bersholawat kepada nabi Muhammad SAW dengan harapan kita semua dipadang mashar mendapatkan syafaat  dari Rasulullah SAW karena dengan memperbanyak sholawat kepadanya itu merupakan sebagai bukti kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.

Diakhir hayatnya Rasulullah SAW pada saat mengalami sakratul maut beliau masih mengingat umatnya dibandingkan dengan keluarganya seraya berdo’a kepada Allah SWT agar rasa sakit pada saat umatnya sakratul maut Rasulullah yang tanggung, itulah bukti kecintaan dan rasa sayang Rasulullah SAW kepada umatnya karena betapa sakitnya apabila malaikat maut mencabut nyawa kita,ujarnya.

Selanjutnya kata dia,Sholawat sangat istimewa karena Allah tidak saja memerintahkan kaum beriman dan malaikat untuk bersholawat kepada  Rasulullah tetapi Allah pun bersholawat.

Sesuai dengan sabda Rasulullah “Barangsiapa melaksanakan sholat subuh berjamaah kemudian berdiam diri di masjid hingga terbit matahari dan diakhiri dengan sholat sunah 2 rakaat maka ia mendapat pahala seperti haji dan umroh sempurna, sempurna, sempurna”,tuturnya.

Sementara itu, salah seorang santri yakni Fikri mengatakan,Kami sebagai Santri Khairul Umma merasa senang dengan kedatangan Komandan Kodim safari subuh, dan menjelaskan tetang program Bapak Kasad tentang penerimaan anggota TNI khusus santri hafis Qur’an.

Untuk itu kami Santi SMA di Ponpes ini dengan adanya program Bapak Kasad tentang penerimaan anggota TNI khusus Santri Hafis maka dari itu kami tambah semangat untuk menghapal  Qur’an agar kami bisa masuk menjadi anggota TNI.

Harapan kami sebagai Santri agar program Kasad untuk  Santri hafis Qur’an setiap tahun tetap ada,pungkas Fikri. (Irwan Patra)