Proyek Bendungan Pammukkulu Ditarget Rampung 2024

  • Whatsapp
Proyek Bendungan Pammukkulu Ditarget Rampung 2024

TAKALAR,UPEKS.co.id— Untuk membuktikan kegiatan pelaksanaan mega proyek Nasional yang akan diresmikan oleh Bapak Presiden Jokowi Dodo Sebelum akhir masa Bhakti sebagai presiden Republik Indonesia.

Proyek Nasional kegiatannya saat masih dalam tahap proses pekerjaan,dan langsung kedatangan Tamu dari komisi V DPR RI untuk mantau langsung progres pembangunan bendung Pammukkulu Desa Kale” Komara Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) Kabupaten Takalar.

Bacaan Lainnya

Kedatangan Komisi V DPR RI masyarakat menyambutnya dengan suasana haru dan kegembiraan lantaran wakil rakyat  menyempatkan waktunya untuk berkunjung di area

pembangunan Bendungan Pammukkulu .

Diketahui bahwa Mega proyek ini sempat menimbulkan  insiden antara pemilik lahan dan pihak pemerintah akibat jumlah nilai rupiah belum disepakati lada pembebasan lahan tersebut,namun semua itu bisa terselesaikan dengan dengan baik.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Irwan Aras mengatakan percepatan pembangunan harus jadi perhatian serius antara eksekutif dan legislatif segera dinikmati oleh masyarakat kabupaten Takalar.

“Sebab proyek ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kabupaten Takalar untuk bisa mengairi sawahnya untuk melakukan kesejahteraan khusus dibidnag pertanian,” jelasnya.

Sementara Itu Bupati Takalar Syamsari Kitta mengatakan bahwa Menjadi perhatian khusus oleh pemerintah karena bendungan ini adalah bendungan pertama yang ada di Takalar yang akan mengairi puluhan ribu pertanian Talakar.

“Bendungan  memiliki multi fungsi diantaranya pengembangan pembangkit listrik, menopang sumber air baku dan pengembangan pariwisata di kab. Takalar.” terang Mantan legislator Sulsel.

Menurutnya Bendungan pamukkulu ini yang memakan uang trilliunan rupiah tentunya menjadi perhatian kita semua karena harus dipastikan agar tepat sasaran sesuai dengan kegunaan dan fungsinya agar tidak terjadi kebocoran anggaran.

“Bendungan pamukkulu adalah bendungan raksasa pertama di kabupaten Takalar yang akan dinikmati oleh warga takalar kedepannya”.ucap Bupati Takalar.

Sementara kepala Desa Kaleko’mara Parawangsa, mengatakan  progres pembayaran lahan warga segera terealisasi karena ini merupakan tanggungjawab kita bersama terkhusus saya selaku kepala desa yang setiap hari mendapat pertanyaan dari masyarakat.

“Jadi harapan kami kiranya  pembayaran lahan warga yang belum dibayar  segera terlaksana,kalau perlu LMAN yang selama ini disebut sebagai kendala agar kiranya menjadi contoh  pembebasan lahan pembangunan  rel kereta api  di pangkep.”Parawangsa.

Sebab saat ini masih ada sebagian warga yang belum terima pembayarannya,kiranya hal ini segera diselesaikan oleh pihak LMAN.sehingga tidak ada lagi riak riak memicu pada tindakan menghambat pembangunan proyek Nasional tersebut.

“Kami selaku Pemerintah Desa sangat berharap banyak kepada pihak dipercayakan untuk melakukan pembayaran lahan warga segera terealisasi,sebab ini bahagian kesejahteraan masyarakat Kaleko’mara”pungkasnya.

Sementara Pihak nindya karya dan wijaya karya mesara sangat bersyukur kepada seluruh elemen masyarakat dan anggota DPR atas dukungannya sehingga pekerjaan ini berjalan lancar walau sudah agak terlambat.

“Ditargetkan bendungan pamukkulu ini selesai di tahun 2024 sudah rampung dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga Takalar,”ujar salah satu kontraktor Proyek Bendungan Pammukkulu.

Bukan hanya itu,kami juga ucapakan  terkhusus kepada pemdamping masyarakat dan kepala desa kale ko’mara atas dukungannya selama ini. (Jahar)