Mahasiswa FIP UNM Tumbuhkan Kepekaan Sosial Melalui Program Edukasi Kemanusiaan

  • Whatsapp
Mahasiswa FIP UNM Tumbuhkan Kepekaan Sosial Melalui Program Edukasi Kemanusiaan

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar sukses melaksanakan Program “Edukasi Program Kemanusiaan”. 

Kegiatan ini  merupakan hibah revitalisasi LPTK Universitas Negeri Makassar di tahun 2021 yang bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa unggul, memiliki kepekaan sosial terkait permasalahan di sekitar dan memberikan solusi.

Bacaan Lainnya

Pelaksana program ini adalah mahasiswa yang lolos memperoleh hibah dengan program unggul berjudul “Dukungan Kesehatan Mental dan Pendidikan Literasi Bagi Masyarakat Kurang Mampu atau Masyarakat Terdamapak COVID-19”. 

Mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan UNM yang terdiri dari Audri Qadriyannti Nursyaf, Muhammad Rafli, Riza Otaviani, Nurul Khalisha, dan Ika kartikawana Jufri berasal dari jurusan yang berbeda. 

Kegiatan ini direncanakan oleh mereka bersama mitra Komunitas Rumah Dedikasi yang telah membentuk sekolah impian sejak 2016 silam kemudian berkolaborasi mengimplementasikan IPTEK kepada masyarakat sasaran.

Adapun pelaksanaan program ini dimulai sejak September sampai 7 Desember 2021. Dilaksanakan di sekolah impian jl inspeksi kanal 2 Hertasning. Pelaksanaan program difokuskan dikelas 1 SD.

Salah satu anggota, Muhammad Rafli mengatakan sasaran utama dari semua pelaksanaan program adalah peningkatan literasi baca tulis dan motivasi belajar siswa, serta penanaman karakter jujur yang merupakan dasar dalam Pendidikan karakter yang kami implementasikan lebih kepada aspek Pendidikan.

“Hasil dari program terjadi sesuai dengan target awal yaitu adanya peningkatan motivasi belajar dan kemampuan literasi siswa yang tentunya menjadi fokus selama terjadinya pandemic COVID-19, aspek Pendidikan juga kerap menjadi hambatan,” ujarnya. 

“Harapannya  program edukasi kemanusiaan dapat diselenggarakan setiap tahunnya dan terus berkembang serta meluas di Kalangan masyarakat yang masih membutuhkan,” tandas Rafli. (jir)