Koica for Kids Ajak Anak ‘Bersahabat’ dengan Bencana

  • Whatsapp
Koica for Kids Ajak Anak ‘Bersahabat’ dengan Bencana

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Sedikitnya 139 kejadian kebakaran terjadi selama tahun 2021 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Jumlah tersebut naik sebanyak 93 kejadian dari tahun sebelumnya. Pun demikian dengan dampak bencana kebakaran yang naik dari 167 menjadi 940 jiwa pada tahun 2021.

Palang Merah Indonesia (PMI) dan Korean International Cooperation Agency (Koica) mengajak anak-anak di Kota Makassar untuk mengetahui penyebab dan memahami langkah aman dari kebakaran. Koordinator Koica for Kids Irfan Syahrudin mengatakan, selain untuk mengurangi jumlah kejadian kebakaran, program ini juga diharapkan dapat mengurangi dampak kebakaran.

Bacaan Lainnya

“Program ini kami kemas secara interaktif dan menyenangkan. Karena targetnya anak-anak, jadi konsep yang kita usung adalah bermain sambil berlatih,” katanya.

Kelompok anak dikategorikan sebagai kelompok rentan dalam kebencanaan. Selain harus dilindungi, serta diutamakan dalam pelayanan kebencanaan, anak juga perlu diberi wawasan kebencanaan. Ketua PMI Kota Makassar  Syamsu Rizal MI menjelaskan, untuk mengurangi risiko bencana, anak perlu diajarkan cara mencegah, serta langkah-langkah menyelamatkan diri bila terjadi bencana.

“Pelibatan PMI dalam kesiapsiagaan untuk anak ini merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan PMI Kota Makassar. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang merata untuk semua kelompok, termasuk anak,” lengkapnya.

Program Koica for Kids merupakan rangkaian kerja sama PMI dengan Koica. Program tersebut menargetkan 1000 siswa SD kelas 4,5, dan 6 teredukasi langkah aman bencana. Program ini dilaksanakan di 5 provinsi, yakni DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Bali, dan Sumatera Barat. Hingga Januari 2022, program ini telah menyambangi lebih dari 8 sekolah, dengan total  600 siswa.

*Ajak Anak Bersahabat dengan Bencana Alam

Indonesia merupakan negara dengan variasi bencana cukup banyak. Karena letaknya di cicin api Pasifik, Indonesia memiliki banyak gunung api aktif yang bisa meletus kapan saja. Irisan 3 lempeng dunia di Indonesia,  juga membuatnya kerap diguncang gempa. Banjir serta kekeringan juga dua dari banyak bencana yang sering singgah tiap tahun.

Mengajak anak untuk ‘bersahabat’ dengan bencana merupakan langkah menyiapkan generasi yang siap dan siaga terhadap bencana-bencana alam maupun non-alam di Indonesia. ‘Bersahabat’ dengan alam berarti memahami segala hal yang berkaitan dengan bencana tersebut mulai dari pencegahan, penanggulangan, hingga pemulihan pascabencana. (rilis)