Intensistas Hujan Tinggi, Bendungan Air Tikonu Tertutup Material Kayu

  • Whatsapp
Intensistas Hujan Tinggi, Bendungan Air Tikonu Tertutup Material Kayu

KOLAKA,UPEKS.co.id— Akibat hujan turun dengan intensitas yang tinggi, sehingga material potongan-potongan kayu yang ada di kebun masyarakat terbawa oleh air hujan hingga mengakibatkan bendungan air di Tikonu tersumbat.

Akibat tersumbatnya bendungan air Tikonu berdampak terhadap persawahan di Kelurahan 19 November Kecamatan Wundulako Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) mencapai ratusan hektar luasnya.

Bacaan Lainnya

Untuk membenahi bendungan tersebut para petani di Kelurahan 19 November Kecamatan Wundulako Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) dimotori oleh Bernadus Basse mengajak kepada semua petani melakukan gotong royong membersihkan material kayu menyumbat saluran bendungan.

“Saya mengajak kepada aemua petani untuk membersihkan bendungan tersumbat oleh material kayu, agar air bisa lancar kembali mengairi persawahan. Ini demi untuk kepentingan kita semua. Bagi pegawai, TNI dan Polri, saya berharap bila tidak sempat ikut gotong royong bisa berkontribusi membelikan air mineral dan kebutuhan lainnya,”harap Bernadus kepada media ini melalui selularnya pada (2/1/22).

Yustus Tulak salah seorang Ketua Kelompok Tani berharap kepada semua petani di Kelurahan 19 November yang akan melakukan gotong royong membersihkan saluran bendungan air agar membawah masing-masing peralatan sesuia kebutuhan.

Sementara Sainal Abidin Kepala Penanggungjawab Bendungan Air Tikonu Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum Sultra, dikonfirmasi media ini melalui WhatsAppnya pada (2/1/22)  mengungkapkan tersumbatnya bendungan air Tikonu bukan diakibatkan oleh pembabatan hutan tetapi diakibatkan meluapnya anak sungai sehingga tidak mampu menampuang luapan debit air. Akhirnya meluap juga ke jalan dan mengikis pinggir saluran hingga longsor.

“Sebahagian besar material yang menyumbat bendungan itu adalah tangkai sagu yang ada di kebun masyarakat dialirkan air saat hujan deras turun,” kata Sainal. (pil)