Eksekutor Kejari Eksekusi Eks Wakil Ketua DPRD Takalar

  • Whatsapp
Eksekutor Kejari Eksekusi Eks Wakil Ketua DPRD Takalar

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Tim Eksekutor Kejari Takalar telah melakukan eksekusi terhadap terpidana eks Wakil Ketua DPRD Takalar, Muhammad Jabir Daeng Bonto yang terjerat kasus penebangan hutan di Kawasan Suaka Margasatwa Komara dan Hutan Produksi di Kabupaten Takalar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sulsel, Idil mengatakan, terpidana tersebut dieksekusi di Kabaputen Takalar, pada Kamis (6/1/22) malam lalu di Lapas Kelas IIB Takalar.

Bacaan Lainnya

Menurut Idil, eksekusi dilakukan setelah adanya putusan menguatkan putusan Pengadilan Negeri Makassar dan Pengadilan Tinggi  Makassar yaitu pidana penjara 1 tahun dan pidana tambahan berupa denda sebesar Rp 1 milliar subsider 2 bulan kurungan.

Idil menyebut, pidana penjara 1 tahun telah sesuai dengan masa penahanan yang telah dijalani sejak tahap penyidikan. Sehingga saat ini, sisa menjalani pidana tambahan. 

“Terpidana telah menyatakan tidak sanggup membayar denda sehingga menjalani pidana 2 bulan kurungan, ” kata Idil, Senin (10/1/22).

Sebelumya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mengajukan banding atas vonis kasus penebangan hutan di Kawasan Suaka Margasatwa Komara dan Hutan Produksi di Kabupaten Takalar.

JPU ajukan banding setelah terdakwa, eks Wakil Ketua DPRD Takalar, Muhammad Jabir Daeng Bonto  divonis satu tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 2 bulan kurungan oleh ketua Majelis Hakim.

Vonis tersebut jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum, yakni selama tiga tahun enam bulan (42 bulan) dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurangan.

Dalam putusan majelis hakim yang dipimpin hakim Ketua Ibrahim Palino, terdakwa dinyatakan Pasal 50 ayat (3) huruf “e” jo Pasal 78 ayat (5) Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sekadar diketahui, Muhammad Jabir Daeng Bonto ditetapkan tersangka dalam kasus perusakan Kawasan Suaka Margasatwa Komara dan Hutan Produksi di Kabupaten Takalar. Wakil Ketua DPRD Takalar ditahan sejak 8 Januari 2021. (Jay)