Samakan Persepsi, OPD Pemkab Sidrap Ikuti Orientasi Penyusunan RKPD 2023

  • Whatsapp
Samakan Persepsi, OPD Pemkab Sidrap Ikuti Orientasi Penyusunan RKPD 2023

SIDRAP,UPEKS.co.id— Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbanda) Kabupaten Sidrap, menggelar Orientasi Penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2023, di Aula SKPD, Jum’at 17 Desember 2021.

Kegiatan dipimpin Kepala Bappelitbanda Andi Muhammad Arsjad, diikuti para Kepala OPD bersama pejabat perencanaan masing-masing. Hadir di kesempatan itu, BKAD Nasruddin Waris, Sekretaris Bapenda, Muhammad  Subhan, Sekretaris Bappelitbanda, Andi Basse dan dan Kabid Perencanaan Makro dan Pembagunan Manusia, Herwin.

Bacaan Lainnya

Acara juga dihadiri sejumlah staf Fraksi DPRD Sidrap, dan pejabat terkait lainnya.

Andi Muhammad Arsjad mengatakan, RKPD merupakan salah satu dokumen strategis sebagai penjabaran RPJMD yang bersifat satu tahunan. “RKPD menjadi dasar penyusunan KUA PPAS, sementara KUA-PPAS merupakan dasar penyusunan APBD,” ungkap Andi Arsjad. 

Orientasi tersebut, kata Arsjad , dilakukan untuk menyamakan persepsi seluruh OPD dalam menyusun RKPD tahun anggaran yang lebih berkualitas.

“Untuk itu kami undang seluruh OPD  untuk memberikan informasi, pemahaman bahwa ke depan kita harus melakukan upaya-upaya agar RKPD lebih baik lagi dari sebelumnya. Lebih baik dari segi tahapan, dari segi sinkronisasi dan keselarasan, segi pencapaian target dan dari sisi manfaat bagi masyarakat,” urai Arsjad.

Dijelaskan Arsjad, tahapan penyusunan RKPD 2023 telah dimulai saat ini. Persiapan dini yang matang dan dilakukan agar kelemahan dan kekurangan perencanaan dapat dikurangi.

“Semoga RKPD 2023 atau tahun terakhir periode RPJMD ini berkualitas menyelesaikan program kegiatan target RPJMD kita sesuai visi-misi kepala daerah. Bappelitbangda bertugas memastikan target berjalan dan terpenuhi. Mohan doa, kerja sama dan dukungannya,” ungkap Arsjad.

Dijelasjan Arsjad bahwa, RKPD 2023 dihadapkan tantangan yang tidak sedikit. Salah satunya penginputan harus melalui SIPD dan terinci, sehingga menuntut kesiapan sistem dan sumber daya manusia yang mumpuni. 

“Selain itu kata Arsjad, rentang dua tahun ini masih banyak target sementara kemampuan keuangan daerah terbatas. Pandemi covid-19 memberi dampak besar, semoga ini bisa dihadapi bersama. Karenanya keselarasan dan sinergitas semua komponen, eksekutif maupun DPRD sangat dibutuhkan dalam penguatan pelaksanaan perogram kegiatan dalam RPJMD,” terang Arsjad. (Risal Bakri)