Operasi Mata Pakai JKN-KIS, Rujukannya Cepat dan Mudah

  • Whatsapp
Operasi Mata Pakai JKN-KIS, Rujukannya Cepat dan Mudah
ri

 

Bacaan Lainnya

Makassar, upeks.co.id – Reza Astari Putri (23) adalah seorang ibu muda yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas III. Ia mengakui kerap kali menggunakan kartu JKN-KIS miliknya untuk berobat, salah satunya adalah pengobatan mata. Kepada Jamkesnews, ia berbagi pengalamannya menjadi peserta JKN–KIS, Jumat (26/11).

“Waktu itu mata saya tumbuh benjolan kuning yang cukup mengganggu pada saat mengedipkan mata, seperti ada yang mengganjal karena tumbuhnya di dalam kelopak mata, jadi saya memeriksakan mata ke klinik Azka Nadhifah, fasilitas kesehatan yang saya pilih. Akhirnya dari klinik tersebut, saya dirujuk ke pusat mata Orbita. Dokter di sana menyarankan agar mata saya segera diinsisi atau operasi kecil untuk pengangkatan benjolan tersebut,” tuturnya.

Ia mengakui penyakit mata yang sering timbul sangat mengganggu aktivitasnya sehari-hari, karena tumbuhnya benjolan yang tidak sewajarnya pada area mata. Ia bersyukur operasi yang dijalani berjalan lancar dan semua biaya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Alhamdulillah operasinya berjalan lancar dan cuma rawat jalan saja, hanya mata yang diperban dan ditutup agar tidak terkena bakteri dan kuman. Sistem rujukannya sangat mudah cukup bawa surat pengantar rujukan dari klinik Azka Nadhifah dan memperlihatkan kartu JKN-KIS. Saat itu juga bisa mendapat penanganan oleh dokter dan seluruh pengobatannya dijamin oleh Program JKN-KIS. Tidak ada tambahan biaya apapun,” jelasnya.

Kini, ia sangat senang matanya dapat sembuh sempurna, terlebih seluruh biayanya dijamin oleh kartu JKN-KIS, dari kontrol dan pengobatan rutinnya tidak ada biaya tambahan. Ia berharap hal serupa dapat pula dirasakan oleh masyarakat lainnya yang telah menjadi peserta JKN-KIS.

“Saya bersyukur semuanya ditanggung bahkan kontrol pasca operasi masih saja ditanggung oleh kartu JKN-KIS ini, saya berharap semua manfaat dan pelayanan baik yang saya rasakan bisa juga dirasakan oleh peserta JKN-KIS yang sedang mengakses layanan kesehatan,” ujarnya. (Ti)