Kompak Dorong Percepatan, TNI, Polri, dan Pemkab Maros Kawal Proyek Strategis Nasional Kereta Api Sulsel

  • Whatsapp
Kompak Dorong Percepatan, TNI, Polri, dan Pemkab Maros Kawal Proyek Strategis Nasional Kereta Api Sulsel

 

MAROS, Upeks.co.id — Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel menempuh segala upaya demi percepatan pengerjaan rel kereta api Makassar-Parepare. Salah satunya dengan membangun kolaborasi TNI, Polri, serta Pemerintah Kabupaten Maros dalam rangka
mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN).

Bacaan Lainnya

Inisiasi BPKA Sulsel ini terlihat nyata saat Karya Bakti TNI dalam Rangka
Percepatan Pembangunan Rel Kereta Api di wilayah Maros, tepatnya di Kecamatan Marusu, Sabtu sore, 18 Desember 2021. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPKA Sulsel, Andi Amanna Gappa, Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, Komandan Kodim (Dandim) 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman, serta Wakapolres Maros, Kompol H. Muhammadong yang mewakili Kapolres Maros.

BPKA Sulsel, TNI, Polri, dan pemkab Maros terlihat begitu kompak. Ditandai
dengan aksi pengawalan terbuka sejumlah personel TNI-Polri saat sejumlah alat
berat sedang bergerak menuju lokasi kerja pembangunan rel kereta api di
beberapa wilayah Maros.

Kepala BPKA Sulel, Andi Amanna Gappa terang-terangan memberi apresiasi
tinggi kepada TNI, Polri, serta pemerintah kabupaten Maros atas perhatian dan dukungan penuh terhadap kelancaran penyelesaian PSN yang dipastikan
memberi multiplier effect bagi perekenomian masyarakat tersebut.

“BPKA Sulsel terharu sekaligus mendapat suntikan spirit untuk senantiasa bekerja lebih optimal
dengan kolaborasi TNI, Polri dan pemerintah daerah. Insya Allah kami yakin Tahun 2022 Kereta Api Makpar dapat beroperasi sebagaimana dicanangkan oleh Bapak Menteri Perhubungan,” Andi Amanna Gappa di sela-sela kegiatan
tersebut.

Bupati Maros, Chaidir Syam ikut bangga dengan kekompakan yang
dipertontonkan TNI, Polri, serta BPKA dalam upaya percepatan proyek nasional
itu. “Kekompakan seperti ini inysa Allah harus terus dijaga. Pemkab Maros
sangat mengapresiasi, apalagi yang akan merasakan dampak positif terbesar
adalah warga kami,” ujar mantan Ketua DPRD Maros tersebut.

Dandim 1422 Maros, Letkol Inf Budi Rahman, menegaskan tekad TNI ikut
mendorong proyek kereta api yang merupakan persembahan Presiden Jokowi bagi masyarakat Sulsel ini bisa lebih cepat dinikmati oleh masyarakat Sulsel.
Budi juga menjelaskan, Kegiatan Karya Bhakti TNI ini tidak hanya menyasar pembangunan jalur, tapi juga kegiatan sosial lain seperti pembagian sembako, rehabilitasi RTLH, pembenahan fasilitas umum, menggelar lomba-lomba kreatif, serta kerja bakti bersama.

“Lewat Karya Bakti ini, TNI ingin menegaskan ikut terlibat dalam percepatan.
Juga siap membantu komunikasi agar kendala-kendala di lapangan utamanya terkait pembebasan lahan bisa terselesaikan dengan baik dan tepat,” tegasnya.

Wakapolres Maros, Kompol H Muhammadong mengaku ikut mengapresiasi pola
kemunikasi terbuka yang digagas oleh BPKA Sulsel demi mendorong percepatan
proyek kebanggaan warga Sulsel ini. “Kami dan jajaran di Polres senang
bisa ikut membantu komunikasi dan sosialisasi urgensi proyek ini ke masyarakat.
karena demi kepentingan masyarakat, keamanan pengerjaan proyek ikut menjadi
tanggung jawab kami di wilayah Maros,” tegas Muhammadong.

Kesungguhan BPKA Sulsel mendorong percepatan pembangunan Kereta Api tidak lain tidak bukan untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulawesi Selatan, demikian Andi Amanna Gappa, saat menemui pelaksana tugas Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, pekan lalu. Amanna Gappa berkoordinasi
perihal upaya percepatan pembangunan proyek Kereta Api (Makpar)

“Insya Allah, kolaborasi dengan sejumlah pihak ini akan bermuara pada
percepatan pembangunan, Kami sangat bersyukur mengingat penuntasan proyek
berstatus PSN (Proyek Strategis Nasional) ini juga sangat dinantikan kehadirannya,” bebernya. (**)