Hadiri Launching Gerakan Cinta Zakat, MB Tegaskan Baznas Harus Jadi Jembatan Emas

  • Whatsapp
Hadiri Launching Gerakan Cinta Zakat, MB Tegaskan Baznas Harus Jadi Jembatan Emas

ENREKANG,UPEKS.co.id Badan Amil Zakat (Baznas) Nasional Kabupaten Enrekang menggelar Launching Gerakan Cinta Zakat di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Selasa (14/12/2021). 

Acara ini dihadiri kurang lebih 200 undangan dari berbagai kalangan antara lain Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Enrekang, BUMN,BUMD, Instansi Vertikal, Camat, Kades/Lurah, UPZ Sekabupaten Enrekang dan penerima bantuan.

Bacaan Lainnya

Drh. H. Junwar, Ketua Baznas Enrekang mengatakan Gerakan Cinta Zakat ini sudah Launching secara Nasional. Tapi Baznas didaerah ingin mempertajam kembali begitu pentingnya berzakat sehingga dilakukan Launching di tingkat Kabupaten.

“Harapan kita adalah semua komponen masyarakat mengetahui bahwa zakat adalah kewajiban”. Ungkap Junwar.

“intinya, Zakat mengikuti Shalat. Shalat tidak Zakat kacau juga. Oleh karena itu gerakan ini harus lebih massif dan lebih dipahami oleh seluruh masyarakat”. Tambahnya.

Bupati Enrekang, saat memberikan sambutan menjelaskan seluruh Unsur Baznas akan bersinergi mengembangkan Zakat di Enrekang.

Baznas jadi program unggulan di daerah karena Baznas sudah berjalan lebih dari satu Priode. 

“Itu artinya Enrekang  maju selangkah dalam bidang pengelolaan zakat. Apalagi Baznas Enrekang  sudah mendapat pengakuan atas kinerjanya baik dari dalam Negeri maupun dari negara lain. Terbukti kita sudah di ikutkan dalam kegiatan Baznas di Malaysia”. Ujar Muslimin Bando.

Dia menjelaskan, Kenapa Baznas menjadi unggul di Enrekang, itu karena Allah menitipkan Rezeki berlebih kepada hambanya sehingga jarak antara yang kaya dan miskin bisa menjadi dekat atas upaya Baznas.

Bupati dua periode ini menegaskan Baznas adalah anak kandung Pemerintah Kabupaten Enrekang karena dilahirkan melalui Perda. Sehingga Baznas perlu diurus dengan serius oleh semua elemen. 

” Kita harus urusi dengan serius karena masih banyak saudara-saudara kita yang hidupnya pas-pasan. Masih makan dengan lauk seadanya. Mana Pemerintah, Mana Baznas, mana orang-orang yang diberikan rezeki berlimpah”. Pungkasnya.

Bupati tegaskan Baznas merupakan jembatan emas untuk menyambungkan masalah sosial masyarakat Enrekang sehingga masalah yang menyangkut tentang kesejahteraan masyarakat bisa Berlangsung.

Selain itu, Bupati menegaskan Baznas harus punya inovasi untuk pengembangan programnya.

Launching Gerakan Cinta Baznas ini diawali penyerahan bantuan kepada penerima bantuan yakni: 

Pendistribusian Berdasarkan Program,

Enrekang Religius

13.775 Penerima Manfaat

Rp. 2.876.501.000

Enrekang Sejahtera

190 Penerima Manfaat

Rp. 346.340.000

Enrekang Peduli

3.657 Penerima Manfaat

Rp. 3.638.457.700

Enrekang Cerdas

1.836 Penerima Manfaat

Rp. 657.324.500

Enrekang Sehat

469 Penerima Manfaat

Rp. 398.025.000

Berdasarkan Ashnaf

Fakir

Rp. 2.490.000.000

Miskin

Rp. 1.841.251.200

Mualaf

Rp. 131.755.000

Riqab

Gharimin

Rp. 32.895.500

Fii Sabilillah

Rp. 3.419.246.500

Ibnu Sabil

Rp. 1.500.000

Pengumpulan

_Zakat_

Zakat Individu Rp. 2.236.107.531

_Infaq_

Infaq Terikat Rp. 9.755.514

Infaq Tidak Terikat Rp. 6.284.403.013

Total Rp. 8.530.266.058

Total Pendistribusian per 14 Desember 2021 sebanyak Rp. 7.916.648.200. (Sry)