Fiu Lega, Perawatan NICU Bayinya Dijamin JKN-KIS

  • Whatsapp
Fiu Lega, Perawatan NICU Bayinya Dijamin JKN-KIS

 

Muna,  upeks.co.id – Kelahiran buah hati adalah momen yang sangat dinantikan, terlebih jika momen kelahiran yang ditunggu merupakan kelahiran anak pertama. La Ode Muhammad Rafiuddin (25) yang akrab disapa Fiu, warga Kelurahan Raha II, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna merupakan peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Ia pun telah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS ini ketika istrinya melahirkan anak pertamanya beberapa minggu lalu di salah satu bidan di Kota Raha.

Bacaan Lainnya

“Setelah menikah tahun lalu, saya langsung mengurus untuk daftar dalam Prgram JKN-KIS sebagai jaminan untuk kesehatan saya dan istri. Kami pun terdaftar sebagai peserta mandiri kelas 3. Alhamdulillah saya baru dikarunia anak pertama beberapa minggu lalu, persalinan pun berlangsung lancar dengan bantuan bidan,” ungkap Fiu, saat ditemui Jamkesnews, Sabtu (27/11).

Tetapi karena kondisi sang buah hati yang terlalu banyak meminum ketuban ibu, sehingga mengharuskannya si bayi dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna dan langsung ditempatkan pada Ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit).

Fiu pun sempat khawatir akan biaya perawatan sang bayi selama di RSUD karena belum terdaftar JKN-KIS. Rasa gusar itu pun seketika hilang ketika ia mengetahui bahwa terdapat kebijkan jika bayi baru lahir hingga hari ke-28 dapat langsung di daftarkan sebagai peserta Program JKN-KIS.

“Awalnya saya sempat memikirkan biaya perawatan sang bayi selama di RSUD, tetapi dengan adanya kebijakan ini saya tidak khawwatir lagi, saya langsung melengkapi berkas pendaftaran kartu JKN-KIS untuk bayi, setelah lengkap nomor kartunya pun ada dan terdaftar dengan nama bayi Nyonya Dewi. Semua biaya perawatan pun gratis,” tuturnya.

Fiu merasa sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas jaminan kesehatan yang telah diberikan kepada keluarganya. Fiu pun berharap Program JKN-KIS dapat terus ada, karena manfaatnya sangat dirasakan.

“Semoga Program JKN-KIS ini bisa terus dipertahankan keberadaannya karena sangat membantu masyarakat, termasuk saya dan keluarga. Saya juga telah menyampaikan ke teman-teman yang telah berkeluarga untuk segera mengurus, jangan nanti sakit atau butuh baru panik,” pesannya. (mf/se).