Dugaan Pemerkosaan di Apartemen, Polisi Genjot Pemeriksaan Saksi

  • Whatsapp
Dugaan Pemerkosaan di Apartemen, Polisi Genjot Pemeriksaan Saksi

MAKASSAR,UPEKS.co.id– Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, terus melakukan penyelidikan terkait laporan dugaan pemerkosaan penghuni Apartemen Royal, Jl Boulevard, Makassar.

Pemerkosaan itu diduga dialami seorang wanita berinisial E di kota Makassar. E diduga diperkosa di kamar apartemen miliknya yang berada di Jl Boulevard, Makassar. Perbuatan tak senonoh ini telah dilaporkan ke Polrestabes Makassar.

Bacaan Lainnya

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar, Iptu Rivai mengatakan, laporan dugaan pemerkosaan di apartemen Makassar masih terus bergulir. Rivai mengaku telah memeriksa sejumlah saksi. 

“Sudah banyak saksi yang sudah diperiksa. Baik itu pelapor dan terlapor. Termasuk saksi dari pihak apartemen juga telah diperiksa,” kata Rivai, Senin (6/12/21).

Rivai menegaskan, akan menggenjot kasus ini. Bahkan dalam waktu dekat, penyidik PPA akan segera melakukan gelar perkara untuk menentukan status laporan. Apakah layak dinaikkan ke penyidikan atau tidak. 

Tetapi sebelum dilakukan gelar perkara, polisi akan terlebih dahulu memeriksa saksi kunci. Namun sayang, Rivai enggan membeberkan siapa saksi kunci tersebut. 

“Belum gelar perkara. Masih ada saksi mau kita periksa. Kita mau periksa semua dulu, sebelum gelar dilakukan,” tegasnya. 

Diketahui, nerdasarkan laporan polisi nomor: LP/527/ XI/2021/Polda Sulsel/Restabes Makassar, menyebutkan jika terlapor ada dua orang. Yakni seorang pria berinisial MIC dan perempuan berinisial ML. 

Dalam laporannya, penghuni apartemen ini mengaku diperkosa. Sebelum dirudapaksa, dia terlebih dahulu dicekoki obat misterius. Setelah minum obat itu, E langsung tidak sadarkan diri. 

Ketika bangun, dia sudah tak berbusana alias telanjang. E merasa sempat diperkosa bahkan diambil gambarnya saat  telanjang oleh terlapor. (Jay)