Danrem 142 Tatag Kunker ke Kabupaten Majene

  • Whatsapp
Danrem 142 Tatag Kunker ke Kabupaten Majene

MAJENE,UPEKS.co.id Danrem 142 Taroada Tarogau, Brigjen TNI Firman Dahlan melakukan kunjungan dan monitoring ke Kabupaten Majene Selasa, (28/12/ 2021)

Kunjungan kerja yang dilakukan tersebut dalam rangka meninjau dan mengecek progres pelaksanaan vaksinasi covid 19 sebelum 31 Desember 2021.

Bacaan Lainnya

Bersama rombongan Danrem diterima wakil bupati Majene, Arismunandar, didampingi Sekda Ardiansyah di ruang pola Kantor Bupati Majene.

Turut hadir Ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado, Dandim 1401, Kapolres Majene, Kadis kesehatan, Dir RS Majene, Camat dan para Kepala Puskesmas .

Wakil Bupati Majene Arismunandar menyampaikan progres pelaksanaan vaksin telah di Majene sudah berkisar 65 %. untuk memenuhi target pemerintah pusat, telah dilakukan berbagai upaya mulai dari mengintensifkan rapat koordinasi antar stakeholder, dengan cara turun langsung kemasyarakat sambil memberikan edukasi menegingat banyaknya masyarakat yang masih terpengaruh hoax. 

“Saya sangat mengapresiasi tim kesehatan, TNI dan Polri yang turun kemasyarakat, mengajak mereka untuk vaksin terlebih di daerah daerah yang jauh di atas gunung, sangat luar biasa kinerjanya,” kata Arismunandar.

Sebelumnya juga Kepala Dinas Kesehatan Majene dr Rakhmat Malik menjelaskan, secara rinci data pelaksanaan vaksinasi per 27 Desember 2021 yang sudah dikisaran 65 %. 

“Dengan rincian sasaran sebanyak 130 ribu lebih. Untuk dosis pertama audah 84.ribu lebih dan dosis kedua sebanyak 47.33 . Sementara itu dari sasaran vaksinasi disetiap sektor , diantaranya pelayanan publik mencapai 86.4 %, lansia 29 , kelompok umum dan rentan 54 %, dan kelompok remaja 68 %. Sementara untuk capaian per Kecamatan berkisar 45 – 69 %,” terang dr.Rakhmat.

Sementara itu, Danrem 142 Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan mengapresiasi capaian Kabupaten Majene dalam mengejar target vaksinasi sebelum batas akhir 31 Desember. Ia sangat mengerti dan memahami seperti apa tantangan dan dinamika yang harus di lalui tim vaksinator mulai dari ke engganan masyakarat karna pengaruh hoax serta alasan takut jarum suntik. 

“Semakin banyak masyarakatnya, banyak pula pengaruh negatif nya sehingga menjadi tantangan buat kita, sebagai abdi negara kita tidak boleh menyerah dan tetap semangat mengawal.dan mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Danrem juga memahami beratnya untuk mencapai vaksinasi maksimal sampai diakhir tahun 2021, namun ia optimis target 70 persen akan tercapai hingga akhir Desember.

“Di Sulbar ini ada beberapa kabupaten yang bisa mendongkrak persentase capaian vaksin, seperti dipolman, mamasa dan mamuju. Semakin banyak penduuknya dinamika hambatan itu akan lebih tinggi juga, namun demikian kita tetap bekerja dengan hati yang ikhlas, tetap semangat mengawal dan mengedukasi,” pungkasnya. (Ali)

35 Cabang Quicktest Siap Layani Masyarakat, Termasuk Makassar

 

JAKARTA,UPEKS.co.id— Menilik perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia hari ini, tampaknya masyarakat bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, kurva jumlah kasus terkonfirmasi positif kian melandai bahkan jumlahnya mendekati bulan bulan awal saat Covid-19 baru masuk ke Indonesia. Situs https://covid19.go.id/ merilis hanya 216 kasus terkonfirmasi positif pada Senin, 21 Desember 2021 kemarin.

Menurunnya kasus Covid-19 seharusnya tidak serta merta menurunkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman virus ini. Berkaca pada gelombang I dan II yang terjadi pada pertengahan tahun 2021 lalu, lonjakan kasus justru terjadi ketika masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan, ditambah tingkat mobilitas yang sangat tinggi saat libur hari besar keagamaan.

Sehingga hal tersebut tidak hanya berdampak di Jakarta sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga telah menyebar ke kota – kota lainnya di tanah air.

Menanggapi hal tersebut, PT Quicktest Laboratorium Indonesia mulai melebarkan sayapnya ke beberapa kota besar di Indonesia. Tercatat tidak kurang dari 35 cabang Quicktest kini tersebar di 9 kota besar, mulai dari Jabodetabek, Bali, Medan, Balikpapan, hingga Makassar.

Lokasi Quicktest di Jakarta meliputi Jakarta Utara (Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk, Pluit), Jakarta Utara (Tanah Abang), Jakarta Barat (Daan Mogot, Puri, Tanjung Duren), Jakarta Timur (Pasar Rebo, Basura, Cibubur, Pahlawan Revolusi), dan Jakarta Selatan (Tebet, Kalibata, Cipulir, Pondok Indah).

Sementara untuk lokasi yang berbatasan dengan Jakarta, Quicktest bisa ditemukan di Bogor (Pajajaran), Depok (Margonda, Cinere, Sawangan), Tangerang (Gading Serpong, BSD, Bintaro, Sukarasa, Graha Bintaro, Cikupa, Rempoa), dan Bekasi (Summarecon Bekasi, Cikarang).

Pembukaan cabang Quicktest di Bali, Medan, Balikpapan, dan Makassar dilakukan secara serempak dan turut dimeriahkan oleh kehadiran beberapa selebgram ternama. Kini masyarakat Bali bisa mengunjungi cabang Quicktest yang terdapat di Teuku Umar, Sunset Road, Tukad Badung, maupun Ubud.

Untuk masyarakat Medan, cabang Quicktest bisa dijumpai di Medan Sunggal. Untuk masyarakat Balikpapan, cabang Quicktest bisa dijumpai di Balikpapan Kota. Terakhir, untuk masyarakat Makassar, cabang Quicktest bisa dijumpai di Panakkukang.

Meluasnya jangkauan Quicktest ke beberapa kota besar tersebut tentunya didukung oleh teknologi RT-PCR model terbaru. Teknologi yang membuat hasil pemeriksaan di Quicktest menjadi lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan produk lain yang serupa.

Lebih jauh Irawati Muklas, pendiri Quicktest yang kerap disapa ‘Mba Ira’ mengatakan, ”Dibandingkan produk lain yang serupa, Quicktest memiliki beberapa keunggulan, karena memberikan hasil test yang lebih akurat dan cepat.

Selain telah mampu mendeteksi 3 gen Orf 1 AB, Gen N & Gen S dan virus varian terbaru, produk swab Quicktest juga dapat mendeteksi virus lebih awal dengan 50 copies/ml, sesuai rekomendasi Kemenkes CT Value 40 serta telah mendapatkan Sertifikasi WHO dan Sertifikasi FDA.  Di setiap Laboratorium Klinik kami juga selalu stand-by dokter jaga, dan pelanggan yang akan atau telah melakukan test dapat berkonsultasi secara gratis.”

“Sebagai bentuk komitmen dari PT Quicktest Laboratorium Indonesia untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal, Mba Ira menambahkan bahwa pembukaan cabang – cabang baru ini akan terus dikembangkan. Sehingga ke depannya, Quicktest akan semakin dekat dengan perkantoran dan pemukiman, memberikan kemudahan kepada masyarakat yang saat ini mobilitasnya masih dibatasi oleh PPKM,” ujarnya.

Libur natal dan tahun baru sudah di depan mata, tentunya kita semua berharap tidak terjadi gelombang III setelahnya. Ditambah lagi dengan adanya varian baru virus Covid-19 bernama Omicron yang sudah ditemukan kasusnya di Indoesia. Oleh karena itu, guna mencegah hal tersebut, diperlukan kerjasama baik dari pihak pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk bersama-sama berupaya semaksimal mungkin. Salah satunya adalah dengan menerapkan kembali protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Melakukan pengecekan berkala, terutama saat sebelum dan sesudah bepergian ke luar kota atau ke luar negeri. (rilis)